NGANJUK, PERHUTANI (22/01/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk mendampingi Tim Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan dalam rangka uji petik penilaian aset biologis dan non-biologis. Kegiatan yang diawali dengan opening meeting di Aula Banjaransari KPH Nganjuk ini bertujuan untuk memastikan akurasi nilai ekonomi aset perusahaan tahun 2025 serta mendukung perencanaan tebangan tahun 2026 agar tetap objektif dan akuntabel. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (22/01/2026).
Agenda rutin ini bertujuan memberikan estimasi nilai ekonomi aset yang akurat, baik aset biologis di kawasan hutan maupun non-biologis di kantor. Secara teknis, tim melakukan uji petik aset biologis Tahun 2025 di Petak 105A-1, Resort Polisi Hutan (RPH) Brengkok, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tamanan. Langkah ini penting untuk mendukung penyusunan Peta Ukur (PU) dan pemeriksaan klem Rencana Tebangan A2 Tahun 2026.
Administratur Perhutani KPH Nganjuk, Dwi Puspitasari, menyambut langsung lima orang penilai dari KJPP tersebut. Ia menegaskan jajarannya siap mendampingi proses verifikasi demi keberlangsungan perusahaan. “Perhutani, KPH Nganjuk, siap mendapingi dan mendukung Tim KJPP Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan, yang akan melaksanakan kegiatan penilaian aset, baik di kantor berupa aset Non Biologis maupun di lapangan yang berupa aset Biologis, demi keberlangsungan Perhutani. Kegiatan ini sangat penting sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga alam dan lingkungan,” jelas Dwi Puspitasari
Ia, menambahkan bahwa KJPP Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan, merupakan badan usaha resmi yang berizin Menteri Keuangan dan menyediakan jasa penilaian aset biologis serta nonbiologis secara profesional, independen, dan objektif.
Sementara itu, perwakilan Tim KJPP, Futri Restriana, menjelaskan bahwa penghitungan mencakup seluruh hutan produksi mulai dari tanaman hingga pohon siap tebang. Ia mengapresiasi pendampingan teknis dari Perhutani yang sangat membantu validitas data di lapangan. Hal ini nantinya akan menjadi dasar kredibel dalam pengambilan keputusan pengelolaan aset perusahaan ke depan.
“Kami dari Tim KJPP Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan, mengucapkan terima kasih atas sambutan dan pendampingan yang diberikan dan dengan pendampingan teknis di lapangan dari Perhutani, dapat memperlancar pelaksanaan kegiatan serta memperkuat validitas data dan menjadi dasar yang kredibel dalam pengambilan keputusan pengelolaan aset,” ungkapnya.
Melalui kegiatan rutin ini, Perhutani KPH Nganjuk menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip transparansi serta memperkuat akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya hutan di wilayah Jawa Timur, serta memeperkuat sinergi dengan berbagai pihak demi mendukung keberlanjutan perusahaan. (Kom-PHT/Ngj/Ar)
Editor:Lra
Copyright©2026