PASURUAN, PERHUTANI (20/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan bersama para pemangku kepentingan melaksanakan penanaman 560 bibit pohon untuk meningkatkan kualitas lingkungan, menjaga debit air, serta mendukung upaya mitigasi bencana alam bagi masyarakat Desa Palangsari.di kawasan Mata Air Kasmo, Dusun Ketuwon, Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Minggu (18/01).
Penanaman dilaksanakan pada lahan seluas 14,44 hektare di sekitar mata air yang selama ini menjadi sumber pemenuhan kebutuhan air bersih warga Desa Palangsari. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perhutani (Asper) Tosari Amir Chamzah, Kepala Desa Ngadiwono Atim Priyono, Kepala Desa Palangsari Ismail, serta Direktur Pakarti Teguh Priyatmono.
Berbagai jenis bibit ditanam, antara lain cemara, damar, pinus, mahoni, maisopsis, nangka, dan beringin, yang diharapkan mampu memperkuat fungsi kawasan lindung sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya air.
Asper Tosari Amir Chamzah menyampaikan bahwa kegiatan penanaman di Mata Air Kasmo merupakan wujud komitmen Perhutani KPH Pasuruan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung keberlanjutan kehidupan masyarakat sekitar. Ia berharap penanaman ini memberikan dampak positif bagi ekosistem serta keberlangsungan pemanfaatan air oleh warga.
Sementara itu, Direktur Pakarti Teguh Priyatmono mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap penanaman pohon di sekitar mata air dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, upaya ini berkontribusi dalam menjaga kualitas air dan mengurangi risiko bencana alam.
Kegiatan penanaman juga melibatkan siswa Sekolah Dasar (SD) Palangsari serta kelompok pengguna air Desa Palangsari sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian lingkungan semakin meningkat. (Kom-PHT/Psu/Fas)
Editor: Lra
Copyright ©️ 2026