SARADAN, PERHUTANI (14/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan memfasilitasi praktik lapangan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan melaksanakan praktek teknis tebangan kayu pada di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatiketok Selatan, petak 138-3 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Mundu, Rabu (14/01).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 226 mahasiswa beserta 6 pembimbing dengan tata wakyu pelaksanaan selama empat hari, mulai 12–15 Januari 2026. Peserta mendapatkan pembelajaran langsung mengenai tahapan proses tebangan meliputi perencanaan, penerbitan Surat Perintah Tebangan, ceklis pra-tebangan, organisasi tebangan, sarana prasarana, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), penebangan pohon, penandaan tunggak, pembagian batang, administrasi, hingga pengangkutan kayu ke Tempat Penimbunan Kayu (TPK).

Administratur Perhutani KPH Saradan, Wisik Sugiarto, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan dukungan Perhutani terhadap pendidikan kehutanan. “Perhutani membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung tata kelola hutan dari aspek teknis hingga administrasi. Harapannya melahirkan rimbawan muda yang kompeten dan berwawasan kelestarian,” ujarnya.

Perwakilan mahasiswa, Ahmad Wildan, mengapresiasi kesempatan tersebut. “Selama ini kami mempelajari teori di kelas. Praktik lapangan ini memberikan pemahaman teknis yang nyata tentang proses tebangan. Narasumber Perhutani juga komunikatif dan edukatif,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun jejaring antara akademisi dan praktisi kehutanan dalam mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta memperkuat peran rimbawan muda di masa depan. (Kom-PHT/Srd/Sam)

Editor:Lra
Copyright©2025