KEDU UTARA, PERHUTANI (21/08/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris almarhum Nurwito, salah satu penyadap getah pinus yang bekerja di petak sadapan hutan pinus Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Candiroto Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto. Penyerahan santunan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Perhutani kepada mitra kerjanya yang selama ini berkontribusi dalam pengelolaan hutan. Kamis (21/08)

Santunan secara simbolis diberikan langsung oleh Administratur KPH Kedu Utara didampingi jajaran petugas lapangan kepada keluarga almarhum di kediamannya Desa Larangan Luwok Bejen Kabupaten Temanggung. Almarhum Nurwito dikenal sebagai salah satu penyadap yang tekun dan berdedikasi dalam pekerjaannya.

Administratur KPH Kedu Utara, Maria Endah Ambarwati, menyampaikan bahwa santunan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. “Perhutani KPH Kedu Utara turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan santunan ini bisa membantu meringankan kebutuhan keluarga,” ungkapnya.

Perwakilan keluarga almarhum, Mubini, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani atas perhatian serta bantuan yang diberikan. “Kami merasa terbantu dengan adanya santunan ini, semoga kebaikan dan perhatian dari Perhutani dibalas dengan keberkahan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani menegaskan komitmennya untuk terus menjaga hubungan baik dan memberikan dukungan kepada para mitra kerja, khususnya penyadap getah pinus yang berperan penting dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa hutan.

Selain itu, santunan ini juga menjadi bukti bahwa Perhutani tidak hanya fokus pada aspek produksi, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan dan kondisi sosial mitranya. Penyadap getah pinus merupakan ujung tombak dalam pemanfaatan sumber daya hutan non-kayu, sehingga peran mereka sangat vital dalam mendukung keberlanjutan usaha. Kehadiran Perhutani di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat kebersamaan, saling peduli, dan solidaritas.

Dengan adanya perhatian semacam ini, Perhutani juga berkomitmen untuk terus menumbuhkan rasa kekeluargaan antara perusahaan dengan para penyadap. Hal ini menjadi wujud nyata bahwa Perhutani hadir tidak hanya sebagai pengelola hutan, tetapi juga sebagai mitra yang tumbuh bersama masyarakat desa hutan. (Kom-PHT/Kdu/Eko)

Editor: Tri

Copyright © 2025