KENDAL, PERHUTANI (05/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal mengawali tahun 2026 dengan melaksanakan sosialisasi agroforestry secara intensif kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Kelompok Tani Hutan (KTH). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan dari sektor agroforestry tahun 2026 di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sojomerto. Sosialisasi dilaksanakan di Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Senin (05/01).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BKPH Sojomerto, Kepala Sub Seksi Agroforestry dan Ekowisata, Kepala Sub Seksi Kemitraan Produktif, Kepala Sub Seksi Hukum Kepatuhan Tenurial Agraria dan Komunikasi Perusahaan, seluruh Kepala Resort Pemangkuan Hutan di wilayah BKPH Sojomerto, serta LMDH Mekarsari.

Administratur KPH Kendal melalui Kepala Sub Seksi Agroforestry dan Ekowisata Supriyono menyampaikan pentingnya sosialisasi dan pengarahan kepada para pengurus LMDH yang berperan langsung di lapangan sebagai garda terdepan dalam menyukseskan program agroforestry tahun 2026.

“Untuk merealisasikan target agroforestry tahun 2026, diperlukan kerja keras dan pemahaman yang baik kepada para penggarap. Dengan demikian, kegiatan yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak dan negara,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat diperbolehkan memanfaatkan lahan hutan melalui pola tumpangsari dengan menanam jagung, kacang tanah, serta palawija lainnya melalui skema Kerja Sama Kemitraan Perhutani (KKP).

“Melalui Kerja Sama Kemitraan Perhutani, masyarakat memperoleh legalitas dalam pemanfaatan kawasan hutan serta tercipta manajemen kolaborasi yang saling menguntungkan antara petani penggarap dan Perhutani KPH Kendal. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kontribusi kepada negara melalui pembayaran Pendapatan Negara Bukan Pajak,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan LMDH Mekarsari Sampuri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan Perhutani KPH Kendal.

“Kami siap mendukung dan mematuhi arahan Perhutani KPH Kendal terkait agroforestry. Kerja sama ini memberikan manfaat bagi kami melalui pengelolaan lahan tumpangsari. Semoga sinergi antara Perhutani dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dan membawa keberkahan,” ungkapnya. (Kom-PHT/Knd/Mwn)

Editor: Tri

Copyright © 2026