BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (28/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat kembali menggelar kegiatan “Safari Ramadan” sebagai bagian dari agenda rutin pembinaan dan silaturahmi kepada karyawan serta para penyadap di wilayah Ligir, Blok 70, Tempat Penimbunan (TP) Raung, dan Jati Pasir. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tempat Penimbunan Getah (TPG) Ligir, Petak 18q Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Krikilan, Jumat (27/02).
Safari Ramadan ini menjadi sarana mempererat hubungan antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan, khususnya para penyadap pinus yang menjadi mitra perusahaan dalam mendukung produksi getah.
Administratur KPH Banyuwangi Barat, Muklisin, menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam membangun kedekatan sekaligus memberikan pembinaan langsung kepada masyarakat sekitar hutan.
“Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi momentum mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan terkait pentingnya fungsi hutan bagi kehidupan serta pengelolaan hutan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Perhutani juga memberikan motivasi dan arahan teknis kepada para penyadap mengenai upaya peningkatan produksi getah pinus melalui penerapan teknik penyadapan yang benar dan sesuai standar.
“Apabila teknik penyadapan dilakukan dengan baik dan sesuai ketentuan, maka produksi getah dapat meningkat. Hal ini tentu berdampak langsung pada peningkatan pendapatan para penyadap,” jelas Muklisin.
Ketua Penyadap Blok Ligir, Bu Din, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang dilakukan Perhutani. Ia menilai kegiatan tersebut semakin memperkuat hubungan yang selama ini telah terjalin baik antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan.
“Kami sebagai masyarakat sekitar hutan sangat bergantung pada pengelolaan hutan oleh Perhutani. Sebagai penyadap pinus, hasilnya kami terima secara langsung dan jelas. Selain itu, kami juga memanfaatkan lahan sebagai pesanggem dengan menanam palawija dan empon-empon,” ungkapnya.
Ia juga menyatakan komitmennya mewakili para penyadap di wilayah Kalibaru untuk mendukung seluruh program Perhutani, baik di bidang tanaman kehutanan, produksi kayu, maupun peningkatan produksi getah pinus.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Perhutani KPH Banyuwangi Barat berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan masyarakat sekitar hutan, sehingga pengelolaan hutan produktif dan lestari dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan para penyadap. (Kom-PHT/BWB/Eko)
Copyright©2026