PROBOLINGGO, PERHUTANI (15/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo, bergerak cepat meninjau lokasi bencana banjir yang melanda Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, pada Jum’at (12/12).
Kehadiran Bupati Probolinggo, Perhutani dan dinas terkait untuk melihat langsung kondisi banjir, memeriksa area yang tergenang, serta berdialog dengan warga untuk memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak terpenuhi, serta berkoordinasi dengan BPBD, dinas terkait dan perangkat desa untuk mempercepat penanganan dan pendistribusian bantuan logistik.
Administratur Perhutani KPH Probolinggo, Akhmad Faizal, menegaskan bahwa pihaknya siap besinergi dengan pemerintah Kabupaten Probolinggo, BPBD dan dinas terkait dalam upaya melakukan proses evakuasi banjir yang melanda Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.
“Banjir yang terjadi merupakan faktor alam, dimana sebelumnya telah terjadi peningkatan curah hujan lebat dengan intensitas tinggi dan ekstrem. Kami sangat mengapresiasi pemerintah Kabupaten Probolinggo, pihak TNI-Polri, BPBD dan dinas terkait serta masyarakat dan relawan yang merespon cepat dan turut berperan aktif dalam proses evakuasi dan menangani situasi darurat. Kami juga fokus pada upaya mitigasi dan pemulihan pasca banjir seperti penanaman pohon untuk memperkuat lereng dan tebing serta menjaga stabilitas tanah”, tuturnya.
Ia menambahkan bahwa banjir yang terjadi merupakan faktor alam, dan ini merupakan pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan agar kedepannya tidak lagi terjadi bencana alam banjir dan tanah longsor.
Sementara itu Bupati Probolinggo, Gus Haris, menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan dan kondisi di lapangan serta memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak dapat ditangani dengan baik.
“Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga, terutama pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terisolasi, termasuk akses kesehatan, pendidikan anak, dan ibu hamil. Kami mengapresiasi kesiapsiagaan warga yang melakukan evakuasi mandiri sejak dini sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Pemerintah akan segera menyiapkan jembatan darurat serta menyalurkan logistik dan kebutuhan pokok bagi warga terdampak,” jelasnya.
Dengan sinergi antar berbagai pihak, diharapkan pemulihan pasca banjir di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo dapat berjalan lebih cepat dan efektif, serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di kemudian hari, tutup Gus Haris.
Turut hadir dalam peninjauan bencana tersebut Bupati Probolinggo Gus Haris, Sekda Kabupaten Probonggo Ugas Irwanto, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bermi Joko Prayitno, DPRD Kabupaten Probolinggo, BPBD, Dinas terkait, perangkat desa, Tagana, relawan dan masyarakat setempat, guna mempercepat proses normalisasi akses dan pemulihan lingkungan yang terdampak.(Kom-PHT/Pbo/Tan)
Editor:Lra
Copyright©2025