SARADAN, PERHUTANI (16/03/2026) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan menggelar kegiatan pembinaan bidang keamanan yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta buka puasa bersama (bukber) di Aula Kantor KPH Saradan, Senin (16/03).
Kegiatan diawali dengan pembinaan bidang keamanan bagi jajaran Polisi Hutan ( Polhut ), kemudian dilanjutkan dengan penyaluran santunan kepada sekitar 10 anak yatim yang berasal dari desa-desa di sekitar kawasan hutan. Santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Perhutani kepada masyarakat sekitar hutan, khususnya anak-anak yang membutuhkan, sekaligus sebagai wujud berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Administratur Perhutani KPH Saradan, Wisik Sugiarto, menyampaikan segenap jajaran Polhut senantiasa meningkatkan kewaspadaan selama bulan Ramadan sampai dengan hari raya idul fitri nanti, terutama di titik-titik yang rawan terjadi pencurian. Ia juga menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam menjalankan tugas, Jalin komunikasi yang baik antar jajaran serta segera melaporkan kepada pimpinan apabila ada kejadian pencurian kayu.
Di sisi lain, menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan dengan sesama, terutama kepada anak-anak yatim di sekitar kawasan hutan.“ Melalui kegiatan santunan ini, kami berharap dapat memberikan kebahagiaan sekaligus membantu meringankan kebutuhan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara Perhutani dengan masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.
Setelah penyerahan santunan, acara dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Kyai Miftahul Huda. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta yang hadir untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial terhadap sesama. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh jajaran manajemen dan karyawan Perhutani KPH Saradan, perwakilan Polhut serta ibu-ibu Ikatan Istri Rimbawan (IIK) Cabang Saradan.
Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai kepedulian sosial dan kebersamaan dapat terus terjaga, sekaligus semakin memperkuat hubungan harmonis antara Perhutani dan masyarakat di sekitar kawasan hutan (Komp-PHT/Srd/Sam).