BANYUMAS TIMUR, PERHUTANI (26/01/2026) | Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab sosial, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor pada Minggu (26/01). Bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Serang, Kutabawa, dan Sangkanayu Kabupaten Purbalingga menyisakan duka sekaligus tantangan besar bagi masyarakat terdampak. Curah hujan tinggi yang berlangsung dalam beberapa hari menyebabkan meluapnya aliran sungai serta pergerakan tanah di sejumlah titik, sehingga mengganggu aktivitas warga dan merusak sebagian permukiman. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian berbagai pihak menjadi salah satu penopang penting dalam proses pemulihan.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada ketiga Kepala Desa untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang membutuhkan, dengan mempertimbangkan kondisi dan tingkat dampak yang dialami masyarakat. Total bantuan senilai Rp16.400.000 disalurkan dalam bentuk 80 paket sembako yang terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng, air mineral, kopi, gula, dan teh, selimut, dan peralatan mandi, diserahkan oleh Wakil Administratur KPH Banyumas Timur, Maman, yang disaksikan oleh jajaran Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gunung Slamet Timur dan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Serang.
Ia menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian Perhutani terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Menurutnya, kehadiran Perhutani tidak hanya terbatas pada pengelolaan sumber daya hutan, tetapi juga sebagai bagian dari elemen sosial yang turut merasakan dan merespons kondisi lingkungan sekitar.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan mendesak pascabencana. Perhutani juga berharap masyarakat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam proses pemulihan,” ungkapnya.
Kepala Desa Kutabawa, Budiyono, menyambut baik dan mengapresiasi bantuan yang diberikan. Ia menuturkan bahwa pascakejadian banjir dan longsor, sebagian warga masih menghadapi keterbatasan, baik dari sisi kebutuhan harian maupun aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak menjadi sangat berarti.
“Kami berterima kasih atas perhatian Perhutani KPH Banyumas Timur. Bantuan ini akan kami salurkan secara tepat sasaran kepada warga yang terdampak,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Banyumas Timur berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga. Sinergi antara institusi, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai penting dalam menghadapi bencana alam, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun ketahanan sosial dan lingkungan di masa mendatang. (Kom-PHT/Byt/Mei)
Editor: Tri
Copyright © 2026