SURAKARTA, PERHUTANI (30/12/2025) | Upaya pemulihan lingkungan dan penguatan ketahanan ekosistem hutan terus digalakkan di Kabupaten Wonogiri. Melalui kegiatan bakti sosial Gerakan Penghijauan Laskar Sadiman IV, Paguyuban Wonogiri Manunggal Sedya (Pawonmas) bersama Perhutani dan para pemangku kepentingan melaksanakan penanaman bibit buah-buahan di Petak 11 RPH Cubluk, BKPH Wonogiri, KPH Surakarta. Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Wonogiri pada Minggu (28/12) ini menjadi simbol kolaborasi nyata lintas sektor dalam menghijaukan kawasan hutan, khususnya lahan yang sebelumnya kurang produktif, sekaligus meneladani semangat pelestarian alam ala Mbah Sadiman.
Administratur Perhutani KPH Surakarta melalui Wakil Administratur Pirmansyah menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pawonmas melalui Gerakan Laskar Sadiman IV. Ia menjelaskan bahwa sekitar 60 persen kawasan hutan yang dikelola KPH Surakarta berada di wilayah administratif Kabupaten Wonogiri. Dengan keterbatasan personel Perhutani, kolaborasi tersebut dinilai sangat membantu dalam menjaga kelestarian hutan. Penanaman sebanyak 5.000 bibit buah-buahan di Petak 11 RPH Cubluk menjadi bukti bahwa sinergi antara Perhutani dan masyarakat mampu memperkuat perlindungan hutan dari kebakaran dan kerusakan, sekaligus memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi desa sekitar hutan.
Bupati Wonogiri melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Bahar mengapresiasi pelaksanaan gerakan penghijauan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Wonogiri yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan kekeringan sangat membutuhkan gerakan kolektif berbasis kesadaran ekologis. Gerakan Laskar Sadiman IV dinilai sebagai kelanjutan perjuangan Mbah Sadiman, tokoh inspiratif yang membuktikan bahwa menjaga hutan berarti menjaga sumber air dan kehidupan. Penanaman pohon tersebut bukan semata untuk kepentingan jangka pendek, melainkan sebagai upaya memastikan keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang agar tetap memiliki air, udara bersih, serta terhindar dari bencana banjir dan tanah longsor.
Kegiatan penghijauan ini diharapkan menjadi pemantik keberlanjutan gerakan restorasi hutan di Kabupaten Wonogiri melalui kemitraan multipihak. Dengan melibatkan Perhutani, pemerintah daerah, komunitas, relawan, dan dunia usaha, Gerakan Laskar Sadiman IV tidak hanya berkontribusi pada pemulihan ekosistem hutan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama bahwa kelestarian alam merupakan investasi jangka panjang. Bibit yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, menjaga fungsi hutan, serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan. (Kom-PHT/Ska/Mar)
Editor: Tri
Copyright © 2025