MALANG, PERHUTANI (22/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang bersama masyarakat Desa Pesanggrahan melaksanakan kegiatan penanaman pohon di kawasan hutan wilayah Kota Batu, Jawa Timur, sebagai upaya pelestarian hutan sekaligus mitigasi risiko bencana banjir dan tanah longsor, Minggu (21/12).
Kegiatan penghijauan tersebut melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pesanggrahan, jajaran Perhutani KPH Malang, serta masyarakat sekitar. Sebanyak sekitar 1.000 bibit tanaman ditanam secara gotong royong di kawasan Hutan Tumpak Seruk, Dusun Toyomerto, serta di sekitar sumber mata air Gunung Kasiman, Desa Pesanggrahan.
Jenis tanaman yang ditanam meliputi tanaman keras seperti beringin walik dan ficus, serta tanaman buah di antaranya alpukat dan nangka. Penanaman tersebut bertujuan memperkuat struktur tanah, menjaga fungsi tata air, serta meningkatkan daya dukung lingkungan guna menekan potensi bencana alam akibat degradasi hutan.
Administratur Perhutani KPH Malang, Kelik Djatmiko, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian kawasan hutan melalui kolaborasi dengan masyarakat.
“Sinergi antara Perhutani dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian hutan. Dengan ekosistem hutan yang terjaga, manfaat ekologis dapat dirasakan bersama sekaligus meminimalkan risiko bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator kegiatan, Achmad Saifudin, menjelaskan bahwa kegiatan penghijauan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, sekitar 1.000 pohon telah ditanam, sementara pada tahun 2024 tercatat sebanyak 2.500 pohon ditanam di kawasan hutan Desa Pesanggrahan.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Malang berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan terus meningkat, sehingga keberlanjutan fungsi hutan di wilayah Kota Batu dapat terjaga secara berkelanjutan.
(Kom-PHT/Mlg/Mhrr)
Editor:Lra
Copyright©2025