PEKALONGAN TIMUR, PERHUTANI, (19-12-2025) | Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pekalongan Timur, bersama Polres Pekalongan Kajen, menunjukkan komitmen nyata dalam upaya pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon di lahan kritis Desa Simego, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Kamis (18/12).
Kegiatan penghijauan ini dilaksanakan sebagai aksi kolaboratif untuk memulihkan fungsi ekosistem sekaligus mencegah degradasi lahan yang berpotensi menimbulkan bencana alam. Ribuan bibit pohon dari berbagai jenis, seperti pinus, mahoni, serta tanaman buah lokal, ditanam secara gotong royong di area yang telah ditentukan.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran KPH Pekalongan Timur, Polres Pekalongan Kajen, perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kabupaten Pekalongan, pelajar dari sekolah-sekolah sekitar, hingga masyarakat Desa Simego dan sekitarnya. Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan kuatnya sinergi dan kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan.
Administratur KPH Pekalongan Timur, Sugeng Bowo Leksono, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas instansi dan masyarakat sangat penting untuk keberlanjutan program penghijauan.
“Ini bukan sekadar kegiatan menanam pohon, tetapi membangun ekosistem kolaborasi. Dengan melibatkan Forkopimda, aparat keamanan, pelajar, dan masyarakat, kami berharap tumbuh rasa tanggung jawab bersama untuk merawat tanaman hingga tumbuh dan memberikan manfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kajen, AKBP Rachmad C. Yusuf, menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut sejalan dengan tugas Polri, dalam mengayomi dan melindungi masyarakat.
“Menjaga keamanan dan ketertiban juga berarti menjaga alam dari kerusakan. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mengurangi risiko bencana seperti tanah longsor, yang pada akhirnya berdampak langsung pada keselamatan masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan penanaman pohon yang berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi program penghijauan berkelanjutan di wilayah lain. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengembalikan fungsi ekologis lahan kritis di Kabupaten Pekalongan. (Kom-PHT/Pkt/Ran)
Editor: Tri
Copyright © 2025