KEDU UTARA, PERHUTANI (03/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan KPH Kedu Utara melaksanakan patroli preventif bersama jajaran Koramil Ngablak di kawasan hutan petak 19 Resort Pemangkuan Hutan Srandil, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Ambarawa, yang masuk wilayah Desa Keditan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, pada Selasa (03/03). Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektoral dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan sekaligus memberikan edukasi kepada pesanggem dan pengunjung wisata.

Patroli dilaksanakan dengan menyisir titik-titik rawan gangguan keamanan hutan sekaligus melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat yang beraktivitas di dalam kawasan. Selain memastikan situasi tetap kondusif, petugas juga memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga kelestarian hutan, tidak melakukan penebangan liar, serta berhati-hati dalam beraktivitas guna mencegah kebakaran hutan.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Ambarawa Herman Sutrisno menyampaikan bahwa patroli gabungan ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk meminimalisasi potensi gangguan keamanan hutan.

“Sinergi bersama Koramil Ngablak merupakan langkah strategis dalam menciptakan rasa aman di kawasan hutan petak 19 RPH Srandil. Selain pengamanan, Perhutani juga mengedepankan edukasi kepada pesanggem dan pengunjung wisata agar bersama-sama menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan unsur TNI dalam patroli bersama memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat terhadap aturan pengelolaan hutan. Perhutani juga terus mendorong komunikasi aktif dengan pemerintah desa dan elemen masyarakat guna memperkuat pengawasan berbasis partisipatif.

Anggota Koramil Ngablak Serka Widarwanto menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan patroli kolaboratif tersebut. Menurutnya, menjaga keamanan hutan merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor.

“Kami siap mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan dan ketertiban kawasan hutan. Melalui patroli bersama ini, kami juga dapat memberikan edukasi langsung kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian hutan,” ungkap Serka Widarwanto.

Dalam kegiatan tersebut, petugas turut berdialog dengan pengunjung wisata untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mematuhi aturan yang berlaku di kawasan hutan. Pendekatan humanis menjadi prioritas agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Dengan adanya patroli preventif dan edukasi ini, diharapkan kawasan hutan petak 19 RPH Srandil tetap aman, kondusif, dan lestari. Kolaborasi lintas sektoral antara Perhutani dan Koramil Ngablak menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga sumber daya hutan sebagai aset penting bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri
Copyright © 2026