KENDAL, PERHUTANI (14/07/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal mengajak Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan komunikasi sosial dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mekar Jaya Desa Sidomakmur terkait pengelolaan agroforestry jagung di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalibodri, pada Senin (14/07). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Perhutani terhadap kemajuan pembelajaran mahasiswa di bidang kehutanan.
Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Magangan bersama Kepala Urusan Teknik BKPH Kalibodri memandu lima Mahasiswa USU bersilaturahmi ke rumah Ketua LMDH Mekar Jaya untuk memberikan pembelajaran langsung terkait pengelolaan hutan dengan sistem agroforestry di wilayah BKPH Kalibodri.
Administratur KPH Kendal, Muhadi, secara terpisah menyampaikan apresiasi kepada petugas lapangan atas kontribusi dalam memberikan arahan dan pembelajaran langsung kepada mahasiswa.
“Agroforestry merupakan salah satu program Perhutani bersama LMDH dalam mengelola hutan secara lestari dengan sistem tumpangsari. Sistem ini memungkinkan pemanfaatan lahan untuk tanaman pokok kehutanan diselingi tanaman palawija seperti jagung pada sela-sela pohon jati,” ungkap Muhadi.
Kepala RPH Magangan, Budi Wahyudi, menambahkan bahwa kunjungan mahasiswa USU tersebut diharapkan dapat menambah wawasan mereka dari narasumber langsung di lapangan. “Agroforestry adalah inovasi pengelolaan hutan secara efektif dan efisien, sehingga kawasan hutan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dengan menanam tanaman tumpangsari di lahan yang mendapat izin Perhutani,” jelasnya.
Budi menuturkan, jagung menjadi primadona petani Desa Sidomakmur dalam program tumpangsari ini. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, kerjasama agroforestry juga menghasilkan sharing produksi yang disetor sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Sementara itu, Ketua LMDH Mekar Jaya, Bambang Sukaryono, menyambut baik kunjungan tersebut. “Agro jagung merupakan salah satu kerjasama kami dengan Perhutani KPH Kendal. Kami berterima kasih atas izin pemanfaatan lahan hutan untuk digarap masyarakat sebagai tambahan penghasilan,” ucap Bambang. (Kom-PHT/Knd/Bkt)
Editor: Tri
Copyright © 2025