BANDUNG SELATAN, PERHUTANI (26/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Selatan melaksanakan kegiatan pembinaan dan pelatihan peningkatan mutu getah pinus yang berlangsung di Tempat Penampungan Getah (TPG) Barusen Resort, Pemangkuan Hutan (RPH) Cibodas, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ciwidey, pada Selasa (26/11).
Kegiatan ini dihadiri oleh Darmadi beserta jajaran IT Kantor Pusat Perhutani, Usu Juarsa selaku Kasi Produksi dan Ekowisata KPH Bandung Selatan beserta jajaran, Aher Suherna selaku penguji getah pinus KPH Bandung Selatan, Tim Pefi dan Forci selaku mitra vendor alat parametric, serta Rahadhian Akbar selaku Asper/KBKPH Ciwidey beserta jajaran.
Materi pembinaan dan pelatihan disampaikan oleh Usu Juarsa, mewakili Administratur KPH Bandung Selatan, Lily Kurnia Asih.
“Pelatihan ini merupakan momentum yang baik dan harus dimanfaatkan seoptimal mungkin agar dapat diterapkan secara efektif di lapangan demi hasil yang maksimal. Materi yang diberikan meliputi pengenalan jenis alat, cara penggunaan, dan pemeliharaan alat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Usu Juarsa menyampaikan bahwa tujuan pelatihan ini adalah memberikan penyegaran terkait pembuatan quare, pembaruan quare, serta cara pengolahan getah pinus agar menghasilkan mutu premium atau super premium, termasuk administrasi tata usaha hasil hutan bukan kayu.
“Kepada mitra penyadap, kami tekankan agar selalu memperhatikan volume dan mutu getah. Semakin tinggi mutu getah, semakin tinggi pula pendapatan para penyadap,” tambahnya.
Sementara itu, Prisca Amanda dari PT Parametrik Solusi Integrasi Bandung menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Perhutani terhadap penggunaan alat ukur sadapan getah pinus.
“Jika terdapat kendala pada alat, jangan melakukan perbaikan sendiri. Silakan hubungi teknisi kami agar penanganannya tepat,” ujarnya. (Kom-PHT/Bds/Uje)
Editor: EM
Copyright©2025