BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (10/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat menggelar kegiatan santunan anak yatim bagi masyarakat sekitar hutan sebagai bentuk syukur dan pengharapan dalam mengawali pekerjaan tahun 2026 di Dusun Plongan, Desa Sumbergondo yang dilaksanakan di Persemaian Gunungsari, petak 44K Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gunungsari Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Glenmore, Kamis (08/01).
Administratur KPH Banyuwangi Barat, Muklisin, menjelaskan bahwa memberikan santunan kepada anak yatim dalam mengawali suatu pekerjaan memiliki makna penting secara spiritual maupun sosial. Menurutnya, tradisi ini diyakini membawa keberkahan, kelancaran, dan energi positif dalam menjalankan pekerjaan yang baru dimulai.
“Harapannya adalah memperoleh keberkahan dan ridha Allah. Membantu anak yatim bukan hanya amal, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang menjadi pondasi positif untuk pekerjaan di tahun 2026,” jelas Muklisin.
Ia menambahkan bahwa santunan dapat menumbuhkan rasa rendah hati, mempererat silaturahmi, serta memotivasi karena membantu sesama memberi perasaan bahagia dan energi positif. Muklisin juga menyebut bahwa doa anak yatim diyakini membawa kelancaran dan kesuksesan pekerjaan serta menjadi bagian dari tanggung jawab sosial Perhutani kepada masyarakat sekitar hutan.
“Kesuksesan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga harus memberi manfaat bagi orang lain yang kurang beruntung. Dengan niat baik, kita berharap pekerjaan tahun 2026 dapat berjalan sesuai target,” pungkasnya.
Ketua LMDH Wonoasri, Untung, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani yang dinilai konsisten melaksanakan kegiatan santunan anak yatim di wilayah sekitar hutan. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian Perhutani kepada masyarakat sekaligus menjadi wujud hubungan kemitraan yang terjalin baik selama ini.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian Perhutani Banyuwangi Barat kepada masyarakat melalui kegiatan santunan anak yatim di Desa Sumbergondo. Kami juga mendoakan agar segala hajat Perhutani dapat tercapai,” ujar Untung. (Kom-PHT/Bwb/Eko)
Editor:Lra
Copyright©2025