BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (06/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Raya (Barat, Utara, dan Selatan) menggelar apel sedekah oksigen bertajuk “Hijaukan Negeri Pulihkan Bumi” yang dilaksanakan di halaman Kantor Perhutani Banyuwangi, Senin (05/01).
Apel tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi, antara lain Wakil Bupati Banyuwangi H. Mujiono, perwakilan Kodim 0825, Lanal Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, Kejaksaan Negeri Banyuwangi, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan dan karyawan Perhutani KPH Banyuwangi Raya, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Banyuwangi, Pramuka Saka Wanabakti, organisasi mahasiswa, serta perwakilan masyarakat.
Wakil Bupati Banyuwangi H. Mujiono, selaku pembina apel, menyampaikan bahwa pembagian 2.026 bibit pohon dalam gerakan Sedekah Oksigen merupakan inovasi Perhutani yang strategis dalam mengawali tahun kerja 2026.
“Pagi ini kita tidak sekadar menanam bibit, tetapi menanam masa depan. Gerakan ini menyatukan kepedulian lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, dan ketahanan ekosistem,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara ilmiah satu pohon dewasa mampu menghasilkan sekitar 130 kilogram oksigen per tahun. Dengan jutaan pohon yang tumbuh, Banyuwangi dinilai berkontribusi sebagai penyangga kualitas udara yang sehat. Berdasarkan data akhir Desember 2025, Banyuwangi juga dinobatkan sebagai daerah dengan kualitas udara terbaik di Indonesia.
Sementara itu, Administratur KPH Banyuwangi Barat, Muklisin, menjelaskan bahwa Apel Sedekah Oksigen merupakan bagian dari kegiatan pembagian 2.026 bibit pohon yang dilaksanakan serentak di tujuh kota di Jawa Timur atas inisiasi Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Forkopimda Banyuwangi, CDK Banyuwangi, OPD, serta seluruh stakeholder yang mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Muklisin.
Adapun bibit yang dibagikan merupakan jenis tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) dengan rincian durian 700 plances, alpukat 400 plances, manting 726 plances, dan sirsak 200 plances.
Melalui gerakan Sedekah Oksigen, Perhutani berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya penghijauan sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan kualitas hidup masyarakat. (Kom-PHT/Bwb/Eko)
Editor:Lra
Copyright©2025