BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (04/03/2026) | Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat meggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 H yang dilanjutkan dengan pembinaan kepada segenap penyadap getah pinus lingkup BKPH Glenmore di Aula Persemaian Petak 44g RPH Gunungsari, BKPH Glenmore, pada Senin (02/03).

Administratur KPH Banyuwangi Barat, Muklisin dalam sambutannya mengatakan bahwa Safari Ramadhan adalah kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh pihaknya selama bulan puasa yang bertujuan mempererat silaturahmi, meningkatkan ibadah, dan membangun komunikasi antara Perhutani, tokoh masyarakat, serta warga masyarakat disekitar hutan.

“Safari Ramadan ini tidak hanya sekedar ajang silaturahmi kami dengan masyarakat penyadap tapi juga sebagai sarana untuk mengetahui permasalahan apa yang terjadi pada mereka sehingga akan segera dicarikan solusi penyelesaiannya,” ujar Muklisin.

“Kegiatan ini kita lanjutkan dengan pembinaan kepada segenap penyadap pinus yang berada disekitar hutan dengan harapan dapat meningkatkan produktifitas getah pinus yang nantinya akan berimbas pada peningkatan pendapatan para penyadap,” jelasnya.

“Momentum kita jadi keterbukaan masyarakat dengan melakukan dialog yang interaktif dan terjalin hubungan yang harmonis, sehingga pengelolaan hutan berkelanjutan yang dilakukan Perhutani dapat dukungan sepenuhnya dari masyarakat disekitar hutan,” pungkasnya.

Kordinator penyadap Panggungrejo, Pathor menyampaikan apresiasi kepada Perhutani yang telah melakukan Safari Ramadan kepada pihaknya, ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami apalagi dilanjutkan pembinaan kepada segenap penyadap.

“Dari pembinaan kami jadi lebih paham dan lebih semangat lagi untuk meningkatkan produksi sadapan getah pinus sesuai dengan harapan kita semua, pak Adm Muklisin sangat terbuka orangnya sehingga kita lebih bersemangat lagi untuk berkerja,” ungkap Pathor.

“Kami juga ucapkan kepada Perhutani yang telah memberikan pekerjaan sebagai penyadap pinus yang nyata nyatanya merupakan ladang perekonomian kami sehari hari, bahkan Perhutani masih mengijinkan kepada kami untuk bercocok tanam dalam kawasan pada lokasi tanaman yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Kegiatan Safari Ramadan dan pembinaan pada penyadap ini diakhiri dengan kegiatan berbuka puasa dengan makan bersama dengan penuh kesederhanaan dan keakraban antara pada hadirin baik petugas dan masyarakat serta penyadap. (Kom-PHT/BWB/eko).