BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (16/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat melakukan pengawalan intensif terhadap kegiatan Validasi Potensi Sumber Daya Hutan (SDH) dalam rangka penyusunan Buku Rencana Pengaturan Kelestarian Hutan (RPKH) Tahun 2027–2036. Kegiatan dilaksanakan oleh tim Perencanaan Hutan Wilayah (PHW) V Jember selama tiga hari, 11–13 Februari 2026, di wilayah kerja KPH Banyuwangi Barat.
Administratur KPH Banyuwangi Barat, Muklisin, menyampaikan bahwa validasi potensi SDH merupakan tahapan penting dalam memastikan akurasi data sebagai dasar perencanaan pengelolaan hutan jangka panjang.
“Validasi dilakukan melalui pemeriksaan dan pengujian langsung di lapangan untuk memastikan kesesuaian data inventarisasi dengan kondisi riil. Hasilnya menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pengelolaan, pemanfaatan, dan perlindungan hutan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa RPKH merupakan dokumen perencanaan komprehensif yang disusun untuk jangka waktu sepuluh tahun, memuat penataan hutan, data potensi tegakan, serta rencana tebangan yang menjadi dasar penyusunan Rencana Teknik Tahunan (RTT).
“Dokumen ini menjadi pedoman utama agar pengelolaan hutan tetap produktif, lestari, dan seimbang antara fungsi ekonomi, sosial, dan lingkungan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala PHW V Jember, Yana Herdiana, menjelaskan bahwa kegiatan validasi merupakan bagian dari inventarisasi hutan guna memperkuat penyusunan RPKH KPH Banyuwangi Barat periode 2027–2036.
“Validasi ini mencakup pengecekan ulang data hasil risalah tahun 2025 serta verifikasi lapangan apabila terdapat hal yang perlu dikonfirmasi kembali. Seluruh potensi diinventarisasi sebagai dasar penyusunan rencana pengelolaan sepuluh tahun ke depan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa hasil inventarisasi akan dituangkan dalam berbagai komponen perencanaan, meliputi potensi tegakan, rencana tebangan, tanaman, pemeliharaan, hingga produksi hasil hutan seperti sadapan.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Banyuwangi Barat menegaskan komitmennya untuk menyusun perencanaan berbasis data akurat guna mendukung pengelolaan hutan yang profesional, terukur, dan berkelanjutan. (Kom-PHT/BWB/Eko)
Editor:Lra
Copyright©2026