BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (07/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat menerima kunjungan koordinasi personel Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Banyuwangi yang dipimpin oleh Perwira Staf Teritorial (Pasiter) Lanal Banyuwangi, Kapten Laut (P) Agung Hariyono, dalam rangka memperkuat sinergi pengamanan dan pengelolaan hutan, bertempat di Kantor Perhutani KPH Banyuwangi Barat, pada Jumat, (6/2).
Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Muklisin mengatakan bahwa selama ini telah terjalin hubungan yang baik antara Perhutani Banyuwangi Barat dengan Lanal Banyuwangi, bahkan kegiatan pengelolaan hutan yang dilakukan oleh seperti penanaman dalam kawasan hutan sering diikuti oleh Danlanal Banyuwangi berikut dengan personelnya.
“Dalam pengelolaan hutan berkelanjutan (sustainable) Perhutani Banyuwangi Barat telah berkomitmen harus memberikan manfaat utama kepada lingkungan atau ekologi (planet) dengan melibatkan masyarakat secara sosial (people) dan pada akhirnya memberikan keuntungan (profit) sebesar besarnya untuk masyarakat,” ungkap Muklisin.
“Dan komitmen itu didukung sepenuhnya oleh Lanal Banyuwangi dalam setiap pengelolaan hutan berkelanjutan yang Perhutani dilakukan dengan prinsip “Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera” untuk itu bentuk sinergitas maka kami akan dukung sepenuhnya kegiatan Lanal Banyuwangi,” pungkasnya
Kapten Laut (P) Agung Hariyono yang didampingi Letnan Satu Laut (P) Adi Wijaya dan Letnan Dua Laut (P) Habib menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilaksanakan atas perintah Komandan Lanal Banyuwangi, Letnan Kolonel Laut (P) Muhamad Puji Santoso, sebagai upaya menjalin dan memperkuat sinergitas antara Lanal Banyuwangi dan Perhutani KPH Banyuwangi Barat.
“TNI Angkatan Laut (TNI AL) berperan dalam pengamanan dan kelestarian hutan, khususnya ekosistem pesisir dan mangrove, merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan wujud komitmen menjaga lingkungan hidup,” tegas Pasiter Lanal Banyuwangi.
“Berdasarkan Pasal 9 UU No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, TNI AL bertugas menegakkan hukum dan menjaga keamanan wilayah laut, yang mencakup perlindungan sumber daya hayati laut, termasuk hutan mangrove dari perusakan,” tuturnya.
“Lanal Banyuwangi bersama dengan Perhutani siap untuk menjaga kawasan hutan, termasuk menggunakan hutan sebagai daerah latihan tempur yang dikelola secara berkelanjutan, pengamanan terpadu dengan melibatkan personel TNI AL untuk menjaga kawasan hutan negara dari perambahan dan perusakan. Serta Penanganan Karhutla dengan ikut serta dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama Perhutani dan BPBD,” ujarnya.
“Dengan demikian, peran TNI AL tidak hanya terbatas pada kedaulatan laut, tetapi juga aktif melestarikan hutan yang berfungsi sebagai pelindung pantai dan pendukung keseimbangan iklim,” pungkasnya. (Kom-PHT/Bwb/eko).
Editor:Lra
Copyright©2026