JAKARTA – Perum Perhutani pada 2014 berhasil meraup laba bersih sebesar Rp380 miliar. Nilai itu jauh meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp207 miliar.

Direktur Utama Perhutani Mustoha Iskandar mengatakan, capaian tersebut sebagian besar disebabkan hasil dari ditetapkannya Perhutani sebagai induk perusahaan dari PT Inhutani I,II,III,IV dan V. Kelima perusahaan tersebut menambah tiga anak perusahaan yang telah ada yakni PT Perhutani Anugerah Kimia, PT Palawi Resosis dan PT BUMN HL.

“Setelah konsolidasi penyertaan modal sebesar Rp129 triliun kepada kelima Inhutani jadi melalui kita. Ini yang kita manfaatkan,” ujar Mustoha di kantornya, Jakarta, Selasa (3/3/2015).

Capaian laba bersih di 2014 memang meningkat tajam bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tercatat 2013 Perhutani memperoleh laba Rp207 miliar, sementara pada 2012 sebesar Rp202 miliar, kemudian pada 2011 sebesar Rp 149 miliar dan pada 2010 sebesar Rp156 miliar.

Sedangkan untuk pendapatan pada 2014, mencapai Rp4,604 triliun dengan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir sebesar 15 persen, dan rata-rata pertumbuhan biaya sebesar 14 persen.

“Perusahaan juga terus tingkatkan kontribusi pendapatan dari nonkayu, porsinya menjadi 46 persen kayu, 51 persen nonkayu. Untuk nonkayu memang 80 persen kita ekspor,” pungkasnya.
(mrt)

Sumber : okezone.com
Tanggal : 3 Maret 2015