BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (29/08/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat menyalurkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp. 31 juta kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rimba Ayu Desa Sumberbulu. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pengembangan wisata Alas Pinus Reborn sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, pada Selasa (26/8).
Bantuan dana TJSL Perhutani diserahkan secara simbolis oleh Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat Muklisin yang didampingi oleh KSS Keuangan dan Asper Rogojampi kepada Ketua LMDH Rimba Ayu, Komar yang didampingi Sekertaris dan Pengurus LMDH lainnya.
Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Muklisin mengatakan, bantuan TJSL disalurkan untuk mendukung dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar kawasan hutan serta pemberdayaan masyarakat lainnya, yang peduli terhadap lingkungan hutan dan sekitarnya.
“Perhutani berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada pengelolaan hutan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya melalui program TJSL ini,” kata Muklisin.
Sementara itu, Komar selaku Ketua LMDH Rimba Ayu mengatakan TJSL ini akan digunakan untuk pengembangan prasarana wisata “Alas Pinus Pinus Reborn” yang dikelola LMDH Rimba Ayu bekerjasama dengan Perhutani KPH Banywuangi Barat
“Kami yakin dengan pengembangan prasarana wisata akan berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan dan ini berdampak multiplier effect pada kesejahteraan masyarakat disekitar hutan,” ujar Komar.
“Kami ucapkan terimakasih atas bantuan TJSL dari Perhutani yang diberikan dan akan kami manfaatkan dengan sebaik baiknya secara transparan dan akuntabilitas,” pungkasnya. (Kom-PHT/Bwb/Eko).
Editor:Lra
Copyright©2025