INDRAMAYU, PERHUTANI (10/10/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Indramayumendukung Kepolisian Resor (Polres) Indramayu dalam kegiatan penanaman benih jagung serentak Kuartal IVyang dilaksanakan di kawasan hutan Perhutani, tepatnya di Petak 19A Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bantarwaru, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sanca, pada Rabu (08/10).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Sumber Daya Polres Indramayu Kompol Bekti Setiawan beserta jajaran, Perwakilan Danramil 1615 Haurgeulis Serka Rohman, Kapolsek Gantar Iptu Karnala bersama para Kapolsek wilayah Indramayu Barat, jajaran Perhutani BKPH Sanca dan Haurgeulis, Forkopimcam Kecamatan Gantar, Head of Plantation PT Uniteda Arkato II Zaki Somantri, serta kelompok tani dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kompol Bekti Setiawan menyampaikan apresiasi terhadap dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan program Presiden terkait swasembada pangan nasional. Ia menjelaskan bahwa Polri menargetkan dukungan terhadap program penanaman jagung seluas satu juta hektare di seluruh Indonesia.
“Kami sangat berterima kasih kepada Perhutani Indramayu atas dukungannya. Di Kabupaten Indramayu, sebagian besar pengembangan tanaman jagung dilakukan di kawasan hutan. Terima kasih juga kepada PT Uniteda Arkato yang turut berperan dalam budidaya jagung ini. Semoga melalui program ini, masyarakat semakin sejahtera dan hutan tetap lestari,” ujarnya.
Sementara itu, di tempat terpisah, Administratur KPH Indramayu Kuspriadi menyatakan dukungan penuh terhadap program penanaman jagung di kawasan hutan. Ia menilai bahwa wilayah Hutan Sanca sangat cocok untuk komoditas jagung karena merupakan lahan tadah hujan dengan topografi berbukit.
“Perhutani siap mendukung program ketahanan pangan nasional dengan menyediakan lahan yang sesuai potensi. Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara Perhutani, Polri, dan PT Uniteda Arkato. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat serta menjaga keberlanjutan lingkungan,” tandasnya.
Kegiatan penanaman jagung serentak ini dibuka secara nasional oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, bersama Menteri Pertanian, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Pelaksanaan diikuti oleh jajaran kepolisian dan para pemangku kepentingan di seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting, yang terpusat di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. (Kom-PHT/Idr/De)
Editor:EM
Copyright©2025