PURWODADI, PERHUTANI (01/12/2025) | Dalam upaya meningkatkan keamanan kawasan hutan sekaligus langkah siaga bencana di musim penghujan, jajaran Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangasem menggelar patroli gabungan di kawasan hutan petak 128A1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tambakselo, Senin (01/12).
Kegiatan patroli ini melibatkan personel Perhutani, anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Hutan Lestari, serta masyarakat sekitar dengan sasaran penyisiran area hutan seluas 9,8 hektare.
Patroli difokuskan pada deteksi dini kerusakan hutan, pengecekan kondisi tanaman, serta pemantauan potensi bahaya lingkungan seperti pohon tumbang, longsor, maupun genangan air akibat curah hujan yang mulai meningkat. Selain itu, tim juga memastikan tidak adanya aktivitas yang mengancam kelestarian kawasan seperti pencurian kayu maupun perambahan lahan.
Dalam kegiatan tersebut, tim juga menyempatkan diri beristirahat sejenak di tengah hutan. Pada momen itu, Kepala BKPH Karangasem Sudaryono memberikan pembinaan kepada anggota LMDH dan warga tentang pentingnya menjaga ekosistem hutan sekaligus peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam mitigasi bencana alam.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Karangasem, Sudaryono mengatakan bahwa kegiatan patroli gabungan merupakan bentuk sinergi berkelanjutan antara Perhutani dan masyarakat untuk menjaga hutan agar tetap aman dan lestari.
“Di musim penghujan seperti saat ini, potensi bencana alam harus menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, kami terus meningkatkan patroli sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat agar kesiapsiagaan bencana dapat berjalan dengan baik di lapangan,” ujarnya.
Ketua LMDH Hutan Lestari, Yusroni, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga kawasan hutan yang juga menjadi sumber penghidupan masyarakat.
“Hutan adalah aset bersama. Kami dari LMDH akan terus ikut serta dalam patroli dan pengamanan hutan, karena kelestarian hutan juga menjamin keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh salah satu perwakilan masyarakat setempat yang turut serta dalam patroli tersebut. Ia menegaskan bahwa menjaga hutan bukan hanya tanggung jawab Perhutani, namun seluruh warga yang memanfaatkan keberadaan hutan.
“Kami sangat merasakan manfaat hutan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu kami berkomitmen untuk ikut menjaga dan melindunginya dari berbagai ancaman,” ungkapnya.
Melalui kegiatan patroli gabungan dan pembinaan di lapangan, Perhutani BKPH Karangasem berharap muncul kesadaran kolektif dan keterlibatan lebih kuat dari seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian, keamanan hutan tetap terjaga sekaligus siap menghadapi potensi bencana di musim penghujan. (Komp-PHT/Pwd/Aris).
Editor: Tri
Copyright © 2025