BLITAR, PERHUTANI (05/03/2026) | Perhutani KPH Blitar hadir dalam acara Melasti Umat Hindu se-Blitar Raya tahun baru Saka 1948 tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indnesia Kabupaten Blitar bertempat di Wana Wisata Pantai Jolosutro Blitar, Minggu (08/03).
Melasti berasal dari kata Mala = Kotoran/leteh (bahasa bali) dan Asti = membuang/memusnahkan. Melasti adalah upacara pembersihan yang dilaskanakan dengan mengarak ramai-ramai sarana dan prasarana perangkat peralatan yang dipergunakan untuk sembahyang dan meditasi di laut untuk dibersihkan.
Melasti Umat Hindu Kabupaten Blitar tahun 2026 ini dipusatkan di wana wisata Pantai Jolosutro yang lokasinya berada di wilayah Perum Perhutani KPH Blitar BKPH Kesamben RPH Ringinrejo, masuk Desa Ringinrejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar yang dilaksanakan setiap tahun sekali pada tahun baru Saka.
Antusias warga Umat Hindu Kabupaten Blitar tampak dari jumlah yang hadir yang diperkirakan mencapai 10.000 org dapat dilihat dari ratusan mobil dan ribuan sepeda motor yang diparkir area parkir yang disediakan oleh pengelola wisata.
Hadir pada acara tersebut Bupati Blitar, Polres Blitar, Kodim 0808, Muspika Kecamatan wates, Dinas Pariwisata Kab Blitar, Perhutani KPH Blitar, BPBD Kabupaten Blitar dan Perangkat Desa Ringinrejo.
Bupati Blitar, Riyanto dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar sangat mendukung kegiatan Melasti yang dilaksanakan oleh warga Umat Hindu Kabupaten Blitar. “Upacara Melasti tahun ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya karena tampak lebih banyak dan semoga dapat dipertahankan.
“Dengan adanya acara Melasti di Wisata Pantai jolosutro secara tidak langsung meningkatkan UMKM di Kecamatan Wates Khususnya di Desa Ringinrejo Kabupaten Blitar melalui usaha warung dan jasa wisata lainnya di sekitar obyek wisata Pantai jolosutro, Ujarnya.
Sementara itu Administratur Perhutani KPH Blitar diwakili oleh Asper Kesamben, Jemiran mengatakan bahwa Perhutani mendukung dan memberikan ruang bagi umat Hindu untuk melakukan ibadah (melasti) di Pantai Jolosutro. “Karena dengan kegiatan ini wisata Pantai Jolosutro menjadi ramai pengunjung dan otomatis meningkatkan nilai tambah baik bagi Perhutani dan masyarakat sekitar, ucapnya.
Ketua Parisade Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Blitar, Priyoko menyampaikan terima kasih Bupati Blitar, Forkopinda, Pihak Kehutanan (Perhutani) yang telah memfasilitasi sehingga kegiatan Upacara Melasti Tahun baru Saka 1948 berjalan lancar. Semoga melalui kegiatan ini tercipta keharmonisan antara Umat Hindu di Kabupaten Blitar selaku masyarakat dengan Yang Maha Kuasa, dengan Pemerintah dan Alam dalam konsep Tri Hitakarana, pungkasnya. ((Kom-PHT/Btr/Put)