CIAMIS, PERHUTANI (15/02/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ciamis menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan pelatihan navigasi darat yang  dilaksanakan Gudang Camp Banjar di petak 54 RPH Gadung BKPH Banjar Utara pada Sabtu (14/02).

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan oleh tim dari Gudang Camp Kota Banjar, hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sub Seksi (KSS) Agroforestry dan Ekowisata KPH Ciamis dan diikuti oleh peserta pelatihan navigasi darat yang berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa dan penggiat alam sekota Banjar.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknik membaca peta dan penggunaan kompas juga diharapkan dapat membangun karakter pemuda yang mandiri, disiplin dan tanggap terhadap kondisi alam serta mengedukasi pentingnya menjaga ekosistem hutan.

Pelatihan dimulai dengan penyampaian materi yang mencakup pengenalan koordinat, orientasi peta, dan teknik plotting. Setelah pembekalan teori para peserta antusias mempraktikan teknik resection dan intersection untuk menentukan posisi mereka di tengah hutan, lokasi petak 54 dipilih karena memiliki kontur yang ideal untuk mengasah kemampuan membaca peta topografi secara real.

Administratur/KKPH Ciamis, Deden Yogi Nugraha melalui KSS Agroforestry dan Ekowisata KPH Ciamis, Aan Herliaman menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif ini, menurutnya penguasaan teknik navigasi darat bukan hanya sekedar keterampilan teknis di lapangan, melainkan juga sarana untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap hutan.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini, dengan memahami navigasi, para peserta tidak hanya belajar cara membaca peta dan kompas, tetapi juga diajak untuk mengenali batas-batas wilayah hutan, hal ini penting agar muncul kesadaran kolektif dalam menjaga ekosistem hutan” ucapnya.

Output dari pelatihan ini sangat memuaskan, dimana seluruh peserta mampu mengoperasikan kompas dan membaca peta dasar dengan baik adapun evaluasi bagi peserta pelatihan navigasi darat ini terus dilaksanakan selama bulan Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata kolaborasi Perhutani sebagai pengelola kawasan hutan dalam peningkatan kompetensi pemuda, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan yang disiplin, mandiri dan tanggap terhadap kondisi alam, serta menjadi mitra Perhutani dalam menyuarakan perlindungan hutan di masa depan. (KOM-PHT/CMS/YH)

Editor : MS

Copyright@2026