SURAKARTA, PERHUTANI (28/02/2026) | Dalam rangka mendukung program penguatan pertahanan wilayah, Perhutani KPH Surakarta melakukan pendampingan kepada tim Kementerian Pertahanan RI bersama tim Kodim 0728/Wonogiri dalam kegiatan survei lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (YTP) pada 26 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Petak 37 RPH Gebang, BKPH Wonogiri, sebagai bagian dari tahap awal peninjauan kesesuaian lokasi dari aspek teknis, administratif, dan tata kelola kawasan. Pendampingan dilakukan untuk memastikan proses penilaian berjalan sesuai ketentuan pengelolaan kawasan hutan negara.
Wakil Administratur Perhutani KPH Surakarta, Pirmansyah, menyampaikan bahwa Perhutani berkomitmen mendukung program strategis nasional dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Ia menjelaskan bahwa pendampingan lapangan dilakukan agar tim memperoleh gambaran kondisi kawasan secara langsung, baik terkait fungsi kawasan, batas wilayah, maupun aspek teknis lainnya. Setiap rencana pemanfaatan kawasan hutan harus melalui mekanisme dan regulasi yang berlaku sehingga keseimbangan antara kepentingan pembangunan dan kelestarian hutan tetap terjaga.
Perwakilan Kementerian Pertahanan RI, Kolonel Czi Christian Unggul Cahyo, menyampaikan bahwa survei ini merupakan bagian dari proses awal kajian kelayakan lokasi. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk melihat kondisi lapangan secara riil sebagai bahan pertimbangan perencanaan pembangunan satuan baru. Ia juga mengapresiasi dukungan Perhutani yang telah memfasilitasi pendampingan teknis di lokasi sehingga proses pengumpulan data dapat berjalan lancar dan komprehensif.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang baik antara Perhutani, Kementerian Pertahanan, dan TNI dalam mendukung program strategis negara tanpa mengabaikan aspek lingkungan. Ke depan, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar setiap rencana pemanfaatan ruang dapat berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjaga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan dan keseimbangan ekosistem di wilayah Wonogiri. (Kom-PHT/Ska/Mar)
Editor: Tri
Copyright © 2026