PATI, PERHUTANI (23/07/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mengadakan rembuk bareng terkait rencana kerja sama penanganan bencana di kawasan hutan produksi maupun hutan lindung wilayah Kabupaten Kudus, pada Senin (22/07).
Kegiatan rembuk bareng ini dilaksanakan di ruang kerja Kantor Koordinator Lapangan (Korlak) BPBD Kudus. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Seksi Perencanaan Hutan dan Pengembangan Bisnis Perhutani KPH Patibeserta jajaran, serta Kepala Korlak BPBD Kudus beserta jajaran.
Administratur KPH Pati melalui Kepala Seksi Perencanaan Hutan dan Pengembangan Bisnis, Kriswantoro, menyampaikan bahwa pihaknya perlu menjalin kerja sama dalam penanganan bencana, baik tanah longsor, pohon tumbang, maupun kebakaran hutan yang dapat membahayakan masyarakat. Hal ini termasuk pada lokasi jalur pendakian di kawasan Gunung Muria, di mana masih banyak satwa yang dilindungi seperti kera ekor panjang yang sering turun gunung ke permukiman warga di Desa Soco akibat berkurangnya makanan mereka karena banyak tanaman yang ditebang oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
“Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat dan efektif untuk melindungi masyarakat maupun kawasan hutan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Korlak BPBD Kudus, Mudhir, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, sesuai dengan bidang kerja BPBD, pihaknya melaksanakan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat tentang kebencanaan, serta evakuasi dan pertolongan termasuk pemenuhan kebutuhan dasar apabila terjadi bencana.
“Dengan adanya MoU nantinya, kita bisa bekerja lebih terarah, saling bahu membahu, dan membantu dalam mengatasi bencana, baik kebakaran hutan dan lahan maupun bencana-bencana lainnya,” pungkasnya. (Kom-PHT/Pti/Rsw)
Editor: Tri
Copyright © 2025