PURWODADI, PERHUTANI (30/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Grobogan melakukan pengecekan saluran irigasi yang berada di antara kawasan hutan dan lahan persawahan warga di Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, pada Kamis (27/11).
Kegiatan ini bertujuan memastikan fungsi saluran irigasi tetap optimal sebagai sumber pengairan sawah masyarakat, sekaligus memastikan keberadaan infrastruktur irigasi tidak mengganggu kelestarian hutan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan Tambakselo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Karangasem.
Perhutani menegaskan bahwa jalur saluran irigasi tersebut berada di luar kawasan hutan negara sehingga tidak berdampak pada tegakan maupun batas kawasan hutan. Selain itu, kondisi irigasi diperiksa secara menyeluruh agar aliran air menuju areal persawahan tetap lancar dan bermanfaat bagi warga terutama pada musim tanam mendatang.
Administratur/KKPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Karangasem, Sudaryono, menyatakan bahwa Perhutani selalu mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan irigasi yang baik selama kelestarian hutan tetap terjaga.
“Kami hadir untuk memastikan pengelolaan sumber daya air ini tidak mengganggu kawasan hutan dan justru memberi manfaat bagi petani. Perhutani peduli terhadap kebutuhan masyarakat sekitar hutan karena keberhasilan pengelolaan hutan juga tidak terlepas dari dukungan warga,” ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Grobogan, Een Endarto, menyampaikan apresiasi atas sinergi dengan Perhutani.
“Sinergi seperti ini penting untuk memastikan bahwa infrastruktur irigasi terpelihara dengan baik. Kami berkomitmen melakukan pemeliharaan dan perbaikan bila diperlukan demi mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Grobogan,” jelasnya.
Salah satu warga pemilik sawah di Tambakselo, Sumarno, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah dan Perhutani terhadap kondisi irigasi yang menjadi penopang utama aktivitas pertaniannya.
“Alhamdulillah irigasi dicek langsung oleh Perhutani dan PUPR. Kalau air lancar, kami bisa panen dengan baik. Semoga perhatian seperti ini terus berlanjut,” harapnya.
Melalui pengecekan rutin dan koordinasi lintas instansi ini, diharapkan fungsi irigasi di Desa Tambakselo semakin optimal sehingga produksi pertanian masyarakat meningkat tanpa mengganggu kelestarian kawasan hutan yang harus dijaga bersama. (Kom-PHT/Pwd/Aris)
Editor: Tri
Copyright © 2025