INDRAMAYU, PERHUTANI (19/07/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Indramayu melaksanakan kegiatan patroli bersama masyarakat desa hutan (MDH) guna menjaga dan meningkatkan keamanan hutan di areal tanaman Agroforestry Tebu Mandiri (ATM), sekaligus memantau kegiatan penebangan tebu yang tengah berlangsung. Patroli ini dilaksanakan di wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jatimunggul Utara dan Selatan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatimunggul, pada Rabu (16/07).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Departemen Perlindungan Sumberdaya Hutan Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Agus Mashudi beserta jajaran, Pelaksana Tugas (Plt) Administratur KPH Indramayu Suparno beserta jajaran, serta Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (Aptri) Kabupaten Indramayu, Wirya, bersama para anggota.

Plt Administratur KPH Indramayu, Suparno, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan serta mencegah kebakaran tanaman tebu mandiri menjelang musim kemarau. Patroli ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi kepada pengurus dan anggota Aptri Indramayu mengenai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Patroli bersama dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan cara mencegah kebakaran hutan dan lahan terus kami galakkan. Kegiatan ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla,” tutur Suparno.

Sementara itu, Ketua Aptri Indramayu, Wirya, menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh Perhutani Indramayu dan berharap dapat dilaksanakan secara rutin.

“Patroli rutin seperti ini sangat perlu dilakukan guna mencegah gangguan keamanan hutan, khususnya di areal tanaman tebu mandiri. Kebakaran dapat menurunkan produktivitas, oleh karena itu sinergi seperti ini diharapkan mampu melindungi tanaman tebu Perhutani dari ancaman kebakaran,” ujar Wirya. (Kom-PHT/Idr/De)

Editor: EM

Copyright © 2025