SEMARANG, PERHUTANI (30/01/2026) | Perum Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Tengah (Jateng), menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Teknis Penatausahaan Persediaan Hasil Hutan Kayu, sebagai upaya meningkatkan tertib administrasi, pengendalian persediaan, serta optimalisasi kinerja pengelolaan hasil hutan kayu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Kusuma Bandungan, Kamis (29/01).
Pembinaan teknis ini diikuti oleh seluruh Kepala Tempat Penimbunan Kayu (TPK), Perhutani Divre Jateng. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, Nomor 0314/053.1/DIVRE JATENG/2026, tanggal 25 Januari 2026, sebagai bagian dari penguatan tata kelola hasil hutan kayu yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, Asep Dedi Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kepala TPK, atas capaian kinerja selama tahun 2025.
Ia, berharap pada tahun 2026, khususnya pada triwulan I, seluruh jajaran dapat meningkatkan kinerja serta disiplin dalam penatausahaan persediaan hasil hutan kayu.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala TPK, atas capaian kinerja selama tahun 2025. Memasuki tahun 2026, khususnya triwulan I, kita harus bekerja lebih keras, lebih tertib, dan lebih disiplin dalam penatausahaan persediaan hasil hutan kayu,” ujarnya.
Ia, juga menegaskan pentingnya penguatan peran Kepala TPK, sebagai ujung tombak pengelolaan hasil hutan kayu di lapangan serta konsistensi dalam menerapkan pedoman kerja.
“Kepala TPK, harus menjadi teladan dalam tertib administrasi dan pelayanan. Saya berharap tagline Pasti yang Terbaik, terus digelorakan dan setiap Kepala TPK memahami serta menjalankan petunjuk teknis yang berlaku dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Perhutani Divre Jateng, juga memberikan apresiasi kepada Kepala TPK, berprestasi kategori jati dan rimba sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kinerja terbaik. Untuk kategori TPK Jati, Juara I diraih TPK Terongan, KPH Kebonharjo, Juara II TPK Cabak, KPH Cepu, dan Juara III TPK Gambilangu, KPH Kendal. Sementara kategori TPK Rimba, diraih TPK Cimanggu, KPH Banyumas Barat, sebagai Juara I, TPK Bejen, KPH Kedu Utara, sebagai Juara II, dan TPK Talok, KPH Pekalongan Barat, sebagai Juara III.
Sementara itu, Direktur PT Cipta Karya, Sudartomo, berharap agar pengelolaan Tempat Penimbunan Kayu (TPK), ke depan dapat terus ditingkatkan, khususnya dari sisi kesiapan fisik dan kenyamanan bagi mitra usaha.
Ia, menekankan pentingnya perbaikan jalur angkutan kayu yang mengalami kerusakan serta penataan kayu di area TPK agar lebih tertib dan mudah diakses.
“Kami berharap TPK-TPK, ke depan dapat melakukan perbaikan jalur angkutan yang rusak. Selain itu, kayu-kayu yang tertutup rumput agar dibabat sehingga fisik kayu terlihat jelas, serta dilakukan penandaan ulang agar nomor kapling dapat terbaca dengan baik. Dengan kondisi TPK yang tertata, tentu akan meningkatkan minat mitra untuk memilih kayu atau kapling,” ujarnya.
Melalui pembinaan teknis ini, Perhutani Divisi Regional, Jawa Tengah, berharap seluruh Kepala TPK, dapat meningkatkan kompetensi, tanggung jawab, serta profesionalisme dalam penatausahaan persediaan hasil hutan kayu, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan kinerja Pasti yang Terbaik. (Kom-PHT/DivJateng/Sgt)
Editor: Tri
Copyright © 2026