KEDU UTARA, PERHUTANI (26/08/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara bersama akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pendampingan Budidaya, Kualitas Tanah, dan Manajemen Keuangan dalam Implementasi Agroforestri Masyarakat Hutan”, bertempat di wilayah hutan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto pada Sabtu (24/08)

Acara disusun dalam tiga sesi penyuluhan interaktif ini diikuti oleh petani masyarakat hutan yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dengan tujuan meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola usaha tani secara lebih produktif, berkelanjutan, dan efisien.

Administratur KPH Kedu Utara, Maria Endah Ambarwati dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara Perhutani, akademisi, dan masyarakat desa hutan.

“Melalui pendampingan ini, Perhutani berharap petani dapat mengelola lahan secara efektif, menjaga kelestarian hutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga. Agroforestri menjadi kunci agar manfaat ekonomi dan kelestarian lingkungan dapat berjalan seimbang,” ungkapnya.

Sesi pertama disampaikan oleh Dosen Ekonomi Pertanian dan Agribisnis UGM, Hani Perwitasari dengan materi Manajemen Keuangan Usaha Tani. Ia menekankan pentingnya pencatatan keuangan sederhana agar petani dapat melakukan evaluasi usaha sekaligus menyusun rencana jangka panjang.

Sesi ke dua menghadirkan Dosen Agronomi UGM, Rizky Pasthika Kirana membahas optimasi budidaya tanaman pangan melalui diversifikasi tanaman dan strategi pemanfaatan lahan agar hasil tani lebih optimal.

Pada sesi terakhir, Dosen Ilmu Tanah UGM, Imas Masithoh Devangsari menyampaikan materi Peningkatan Kualitas Tanah dengan menyoroti cara-cara praktis memperbaiki kesuburan tanah guna menunjang produktivitas usaha tani.

Sementara itu, perwakilan LMDH Maju Lancar, Sriyono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami merasa terbantu dengan materi yang disampaikan. Banyak pengetahuan baru, mulai dari manajemen keuangan hingga teknik budidaya dan perbaikan tanah. Harapan kami, kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga masyarakat desa hutan semakin mandiri dan sejahtera,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Kedu Utara berharap petani masyarakat hutan dapat meningkatkan keterampilan usaha tani, menjaga kualitas tanah, serta mengembangkan pola budidaya yang lebih efisien, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata. (Kom-PHT/Kdu/Eko)

Editor: Tri

Copyright © 2025