MADURA, PERHUTANI (12/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura mendukung penyusunan Rencana Pengelolaan Jangka Panjang (RPJP) Cagar Alam (CA) Pulau Saobi periode 2027–2036 yang digelar Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur melalui kegiatan konsultasi publik di Kabupaten Sumenep, Kamis (11/06).

Kegiatan tersebut dihadiri Tim BBKSDA Jawa Timur, Perhutani KPH Madura, Cabang Dinas Kehutanan Sumenep, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, serta sejumlah pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat.

Administratur Perhutani KPH Madura, Bima Andrayuwana, melalui Wakil Administratur Marinus menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh penyusunan RPJP yang partisipatif dan berorientasi pada pelestarian sumber daya alam.

“Penyusunan RPJP ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kawasan konservasi tetap terjaga kelestariannya sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Perhutani siap bersinergi dengan BBKSDA Jawa Timur dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Marinus menambahkan, konsultasi publik menjadi forum penting untuk menyerap masukan dari berbagai pihak sehingga dokumen RPJP yang disusun dapat mengakomodasi kebutuhan pengelolaan kawasan konservasi secara komprehensif dan adaptif terhadap tantangan di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Bidang Teknis BBKSDA Jawa Timur, Nofi Sugiyanto, S.Hut., M.Ec.Dev., M.A., mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak, termasuk Perhutani KPH Madura, dalam proses penyusunan RPJP CA Pulau Saobi 2027–2036.

Menurutnya, RPJP disusun untuk mewujudkan pengelolaan kawasan konservasi yang efektif melalui perencanaan yang komprehensif, adaptif, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Cagar Alam Pulau Saobi memiliki nilai penting bagi pelestarian keanekaragaman hayati di Kabupaten Sumenep. Melalui konsultasi publik ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam menjaga fungsi perlindungan kawasan serta kelestarian flora dan fauna yang ada di dalamnya,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Madura menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan melalui sinergi dengan BBKSDA Jawa Timur, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait. (Kom-PHT/Mdr/Jefri)

Editor:Lra
Copyright©2026