PATI, PERHUTANI (11/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati mengikuti kegiatan Audit Kepatuhan dan Evaluasi Perjanjian Kerjasama Perusahaan dari Awal hingga Akhir yang diselenggarakan oleh Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah di Bandungan, Kabupaten Semarang, pada Selasa-Rabu (10-11/02).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah dalam membangun sistem Kepatuhan Daik pada bidang legal formal suatu perjanjian serta membangun komunikasi yang terintegrasi, profesional, dan selaras dengan arah kebijakan perusahaan.
Kegiatan yang dilaksanakan di lobi Hotel Amanda Hill tersebut dihadiri oleh Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, Asep Dedi Mulyadi; Sekretaris Divisi Regional Jawa Tengah, Agus Supriyanto; Kepala Departemen Keuangan, SDM, Umum, dan IT, Dian Triatmoko; Kepala Departemen PSDH dan Produksi beserta Kepala Seksi Bidang Produksi dan Legal, dengan peserta empat Kepala Subseksi Bidang Kepatuhan dari Kantor KPH.
Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, Asep Dedi Mulyadi, dalam sambutannya sebelum membuka acara menyampaikan komitmen Divisi Regional Jawa Tengah melalui tagline baru, “Pasti yang Terbaik”. Ia menegaskan bahwa tagline tersebut bukan sekadar slogan, tetapi keyakinan optimisme bahwa pengelolaan hutan oleh Divre Jawa Tengah menjadi yang terbaik, yang tidak lepas dari dukungan semua pihak.
Beliau juga menambahkan bahwa semua peserta hadir sesuai perannya masing-masing, yang merupakan pilar bagi KPH masing-masing. “PKS adalah payung hukum suatu kegiatan kerjasama yang tujuannya untuk mendapatkan pendapatan dengan dasar hukum yang jelas,” tegasnya.
Sekretaris Divisi Regional Jawa Tengah menyampaikan bahwa latar belakang kegiatan ini adalah untuk memperoleh status legal terkait perjanjian kerjasama. “Apapun yang ada dengan mitra kerjasama, apabila semua item terpenuhi, proses PKS dapat dipercepat. Kita hadir sebagai sarana komunikasi antar lini, dan semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua,” pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Departemen PSDH dan Produksi, yang menyatakan bahwa kegiatan ini akan membantu mendapatkan keselarasan data PKS sebagai dasar hukum atau legal formal dalam menjalin kerjasama.
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan terkait legal formal oleh masing-masing Kepala Seksi Divre Jawa Tengah.
Administratur KPH Pati, Sukmono Edwi Susanto, melalui Kepala Sub Seksi Agroforestry dan Ekowisata, Imam Cahyono, menyampaikan bahwa kegiatan selama dua hari ini memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan kemampuan dan kinerja jajaran tim KPH Pati dalam menyusun dan menyampaikan informasi terkait legal formal PKS perusahaan secara lebih efektif.
“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mengenai pentingnya dokumen terkait PKS yang berhubungan dengan hukum kepatuhan dalam mendukung kinerja perusahaan ke depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Hari Murti, Direktur CV. Tani Bersemi, salah satu mitra kerjasama PKS dengan KPH Pati, menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang baik. Ia menambahkan bahwa kerjasama ini dapat membantu masyarakat desa hutan dalam pelestarian hutan serta mendukung kegiatan produktif berkelanjutan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. (Kom-PHT/Pti/Rsw)
Editor: Tri
Copyright © 2026