BALAPULANG, PERHUTANI (30/03/2026) Dalam rangka meningkatkan kualitas tegakan serta menghadapi penilaian tanaman lepas kontrak, Perum Perhutani KPH Balapulang melalui BKPH Linggapada RPH Kutayu bersinergi dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) melaksanakan kegiatan penyulaman dan perbaikan tanaman tahun 2024. Minggu(29/03)

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya optimalisasi keberhasilan tanaman, khususnya pada petak-petak yang tingkat tumbuhnya belum maksimal. Penyulaman dilakukan dengan mengganti tanaman yang mati atau tidak tumbuh normal, sementara perbaikan tanaman difokuskan pada pemeliharaan seperti penyiangan, pendangiran, serta pengamanan dari gangguan ternak maupun faktor lainnya.

Administratur KPH Balapulang melalui Asisten Perhutani BKPH Linggapada, Suwondo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam memastikan tanaman dapat memenuhi standar keberhasilan sebelum memasuki tahap penilaian lepas kontrak.

“Sinergi dengan LMDH menjadi kunci utama dalam menjaga dan meningkatkan kualitas tanaman. Melalui kegiatan penyulaman dan perbaikan ini, diharapkan tanaman dapat tumbuh optimal sehingga siap menghadapi penilaian lepas kontrak,” ujarnya.

Selain itu, keterlibatan LMDH juga menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat desa hutan dalam mendukung keberhasilan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Anggota LMDH turut berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, mulai dari identifikasi tanaman yang perlu disulam hingga pelaksanaan pemeliharaan.

Ketua LMDH Wana Wira Pada, Suyitno menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama yang terjalin dengan Perhutani. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada keberhasilan tanaman, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan pengetahuan bagi masyarakat sekitar hutan.

“Kami siap mendukung penuh kegiatan Perhutani, karena keberhasilan tanaman juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat desa hutan,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kualitas tanaman tahun 2024 di wilayah BKPH Linggapada RPH Kutayu dapat meningkat secara signifikan, sehingga mampu memenuhi kriteria dalam penilaian tanaman lepas kontrak serta mendukung kelestarian hutan secara berkelanjutan.(Kom-PHT/Bpl/Mmy)

Editor: Tri

Copyright © 2026