BALAPULANG, PERHUTANI (12/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang melaksanakan kegiatan Penilikan Ke-5 Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) yang dilakukan oleh tim auditor PT EQuality Indonesia dengan melakukan verifikasi lapangan di areal agroforestry jagung petak 58B, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pamedaran, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Banjarharjo Timur, pada Kamis (11/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi berkala untuk memastikan pengelolaan hutan berjalan sesuai prinsip-prinsip kelestarian yang mencakup aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut hadir tim auditor PT EQuality Indonesia, pendamping dari Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, serta jajaran Perhutani KPH Balapulang yang terdiri atas Kepala Seksi Produksi dan Sumber Daya Hutan (PSDH), Kepala Sub Seksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (K3L), Kepala RPH Pamedaran, dan Mandor Pamedaran.
Peninjauan lapangan difokuskan pada kegiatan agroforestry tanaman jagung yang dikelola melalui pola kemitraan antara Perhutani dan masyarakat pesanggem. Tim auditor melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman, kesesuaian pelaksanaan kegiatan di lapangan dengan dokumen administrasi, serta manfaat program bagi masyarakat sekitar hutan. Audit lapangan ini menjadi bagian penting dalam penilaian Pengelolaan Hutan Lestari guna memastikan implementasi kegiatan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Auditor PT EQuality Indonesia, Irin Wedalia, juga melakukan wawancara langsung dengan pesanggem yang mengelola lahan agroforestry jagung. Wawancara tersebut bertujuan menggali informasi terkait pola kerja sama, manfaat ekonomi yang diterima masyarakat, hak dan kewajiban para pihak, serta tingkat pemahaman pesanggem terhadap program Pengelolaan Hutan Lestari yang dijalankan Perhutani.
Mewakili Administratur/Kepala KPH Balapulang, Kepala Seksi Produksi dan Sumber Daya Hutan (PSDH), Biawnillah, menyampaikan bahwa kegiatan penilikan merupakan sarana evaluasi sekaligus upaya perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya hutan. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan hutan lestari tidak hanya diukur dari aspek produksi, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dan terjaganya fungsi lingkungan.
“Melalui kegiatan penilikan ini, Perhutani KPH Balapulang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan hutan yang berkelanjutan, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.
Sementara itu, Pendamping Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, Endah Kusumaningtias, menambahkan bahwa kegiatan agroforestry menjadi salah satu bukti implementasi pengelolaan hutan lestari yang mampu mengintegrasikan fungsi ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang.
Kegiatan penilikan lapangan berlangsung lancar dengan dukungan seluruh pihak yang terlibat. Hasil peninjauan dan wawancara lapangan akan menjadi bagian dari bahan evaluasi tim auditor dalam menilai konsistensi penerapan prinsip-prinsip Pengelolaan Hutan Lestari di wilayah kerja Perhutani KPH Balapulang. (Kom-PHT/Bpl/JUL)
Editor: Tri
Copyright © 2026