BALAPULANG, PERHUTANI (14/04/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Larangan, dan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pamulihan, melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Babinsa Desa Pamulihan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pos Piket Koramil 16 Larangan, dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Senin, (13/04).
Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pamulihan, bersama Babinsa Desa Pamulihan. Keduanya berdiskusi membahas langkah-langkah strategis dalam menjaga keamanan kawasan hutan serta meningkatkan komunikasi dan koordinasi di lapangan.
Dalam kesempatan terpisah, Administratur, KPH Balapulang, Angkat Wijanto, menyampaikan bahwa sinergi antara Perhutani, dan aparat kewilayahan sangat penting dalam menjaga kelestarian hutan. Menurutnya, keberadaan Babinsa di wilayah desa sekitar hutan, menjadi mitra strategis dalam upaya pencegahan gangguan keamanan hutan (gukamhut), seperti pencurian kayu, perambahan, maupun potensi kebakaran hutan pada musim kemarau.
“Koordinasi ini, merupakan bentuk komitmen kami untuk terus bersinergi dengan aparat kewilayahan. Dengan komunikasi yang baik, segala potensi gangguan dapat kita antisipasi sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Babinsa Desa Pamulihan, Akhmad Riyadi, menyambut baik kegiatan tersebut dan menegaskan kesiapan TNI, melalui Koramil 16 Larangan, untuk terus mendukung Perhutani, dalam menjaga keamanan hutan.
Ia, juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sebagai sumber kehidupan bersama.
“Kami siap bersinergi dan mendukung Perhutani, dalam menjaga keamanan wilayah hutan. Dengan kerja sama yang solid, situasi kondusif dapat terus terjaga,” ungkapnya.
Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan hubungan antara Perhutani, dan aparat kewilayahan semakin solid serta mampu menciptakan kondisi hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. (Kom-PHT/Bpl/Mmy)
Editor: Tri
Copyright © 2026