BALAPULANG, PERHUTANI (09/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang, melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Banjarharjo Timur, bersama Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pamedaran, dan RPH Ciseureuh, melaksanakan kegiatan pembinaan kepada masyarakat desa hutan, dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem sekaligus mendorong optimalisasi kegiatan agroforestry. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah hutan RPH Pamedaran, Desa Blandongan, dengan melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tunas Harapan, dan masyarakat desa hutan setempat, pada Minggu, (08/02).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pamedaran, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ciseureuh, Ketua LMDH Tunas Harapan, serta anggota LMDH dan masyarakat desa hutan. Pembinaan difokuskan pada pentingnya menjaga keselamatan kerja di kawasan hutan saat menghadapi potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat dan angin kencang, yang dapat berdampak pada keamanan tanaman dan aktivitas masyarakat.

Secara terpisah, Administratur, KPH Balapulang, Angkat Wijanto, menyampaikan imbauan agar masyarakat senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca, menjaga kelestarian hutan, serta memperkuat kerja sama dalam pengamanan kawasan. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk terus mengembangkan kegiatan agroforestry, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan tanpa mengabaikan kelestarian hutan.

Ketua LMDH Tunas Harapan, Soleh, menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan Perhutani.

Ia, menegaskan komitmen LMDH, bersama masyarakat, untuk mendukung program Perhutani, menjaga keamanan hutan, serta mengoptimalkan pengelolaan agroforestry, secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Perhutani, berharap sinergi dengan masyarakat desa hutan, semakin kuat dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem, sekaligus mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan. (Kom-PHT/Bpl/mmy)

Editor: Tri

Copyright © 2026