BANYUMAS BARAT PERHUTANI (22-01-2026) | Perum Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat, melaksanakan pendampingan kepada Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), Wilayah XI Yogyakarta, dalam rangka kegiatan cek lapangan di Petak 55, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tritih, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rawa Timur, pada Kamis (22/01).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rawa Timur Kusnadi, didampingi Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tritih, Warman, perwakilan BPKH Wilayah XI, Dedi S, serta Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Purwa Lestari, Sarwono.
Cek lapangan ini, bertujuan untuk melakukan inventarisasi hutan payau di Petak 55, RPH Tritih, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan hutan mangrove di wilayah tersebut. Kepala BKPH Rawa Timur, Kusnadi, menyampaikan bahwa inventarisasi dilakukan untuk memastikan keakuratan data dan informasi kondisi hutan payau sebagai dasar perencanaan pengelolaan ke depan.
“Kami ingin memastikan data dan informasi hutan payau di Petak 55, RPH Tritih, akurat dan terkini, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan hutan mangrove yang berkelanjutan,” jelas Kusnadi.
Perwakilan BPKH Wilayah XI, Dedi S, menyampaikan bahwa inventarisasi hutan payau merupakan bagian dari upaya nasional dalam meningkatkan kualitas pengelolaan hutan mangrove.
“Data yang diperoleh dari kegiatan cek lapangan ini akan menjadi bahan penting dalam mendukung peningkatan kualitas pengelolaan hutan mangrove, khususnya di wilayah kerja KPH Banyumas Barat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim BPKH Wilayah XI, bersama Perhutani, melakukan pengamatan langsung serta pengukuran kondisi hutan payau di Petak 55, RPH Tritih. Selain itu, dilakukan pula komunikasi dengan masyarakat sekitar kawasan hutan untuk menggali informasi terkait kondisi sosial dan ekonomi yang berkaitan dengan pengelolaan hutan payau.
Kepala RPH Tritih, Warman, menambahkan bahwa Perhutani, telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan pengelolaan hutan mangrove, di antaranya melalui kegiatan penanaman mangrove dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan payau.
Sementara itu, Ketua LMDH Purwa Lestari, Sarwono, menyampaikan bahwa masyarakat sekitar kawasan hutan turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan mangrove.
“Kami bersama Perhutani, secara rutin melaksanakan patroli, untuk mencegah kerusakan hutan mangrove dan menjaga kelestariannya,” ungkap Sarwono.
Kegiatan cek lapangan ditutup dengan diskusi dan evaluasi hasil temuan di lapangan. Perhutani, berharap hasil inventarisasi ini dapat menjadi dasar dalam peningkatan kualitas pengelolaan hutan mangrove di wilayah RPH Tritih, dan sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Banyumas Barat, bersama BPKH Wilayah XI, berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam mendukung pengelolaan hutan mangrove yang lestari, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar kawasan hutan. (Kom-PHT/Byb/Twn).
Editor: Tri
Copyright © 2026