BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (28/01/2026)| Suasana religius menyelimuti pusat Kecamatan Sidareja, saat ribuan masyarakat berkumpul di Alun-alun Sidareja, untuk mengikuti acara sholawatan bersama. Tak hanya dihadiri tokoh agama dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi jajaran Perum Perhutani, KPH Banyumas Barat, untuk memperkuat tali silaturahmi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta seluruh elemen masyarakat, pada Selasa, (28/01).
Hadir mewakili Administratur, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Banyumas Barat, Yohanes Eka Cahyadi, Wakil Administratur (Waka Adm) KPH Banyumas Barat, Ari Kurniawan, tampak hadir di tengah para tamu undangan. Kehadiran Ari Kurniawan didampingi Komandan Regu Polisi Hutan Mobil (Danru Polhutmob), Sahidin Priyatno.
Dalam kesempatan tersebut, Ari Kurniawan, menyampaikan permohonan maaf dari Administratur, Yohanes Eka Cahyadi, yang berhalangan hadir secara langsung karena adanya agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa kehadiran Perhutani, dalam acara ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung kegiatan positif di wilayah pangkuan hutan, khususnya wilayah Sidareja.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sholawatan ini. Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, acara ini merupakan ajang konsolidasi sosial yang sangat efektif. Sinergitas antara Perhutani, pemerintah kecamatan, aparat keamanan, dan masyarakat sangat krusial, terutama dalam menjaga kelestarian hutan dan kondusivitas wilayah,” ujar Ari Kurniawan di sela acara.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut juga dihadiri jajaran lengkap Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sidareja. Tampak hadir Camat Sidareja, Nugroho Slamet Budi Santosa, S.STP., M.Si., Kapolsek Sidareja, AKP Amin Antalsa Subbiki, S.H., M.H., serta Danramil Sidareja, Kapten Inf. Agus Wantoro. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini menunjukkan kekompakan pimpinan lintas instansi di wilayah Sidareja.
Camat Sidareja, Nugroho Slamet Budi Santosa, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, termasuk Perhutani, yang selama ini telah bersinergi dengan baik dalam berbagai kegiatan pembangunan maupun sosial di Sidareja.
Ia, berharap kegiatan religius seperti ini dapat membawa keberkahan bagi wilayah Sidareja, agar tetap aman dan terhindar dari bencana.
Senada dengan hal tersebut, Danru Polhutmob, Sahidin Priyatno, menambahkan bahwa melalui pendekatan keagamaan dan budaya seperti sholawatan, komunikasi antara petugas lapangan Perhutani dengan warga sekitar hutan menjadi lebih harmonis.
“Hutan lestari, masyarakat sejahtera bukan sekadar slogan, tetapi membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk melalui pendekatan spiritual seperti ini,” ungkapnya.
Acara yang berlangsung hingga tengah malam tersebut berjalan aman dan tertib. Lantunan sholawat yang menggema di Alun-alun Sidareja, menjadi simbol kebersamaan antara umara, ulama, dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta kelestarian alam di wilayah Banyumas Barat. (Kom-PHT/Byb/Twn).
Editor: Tri
Copyright © 2026