BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (16/03/2026)| Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat resmi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengembangan wisata Kemit Forest Education dengan mitra CV Masterbee Indonesia. Penandatanganan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam pengembangan potensi wisata berbasis edukasi dan pelestarian lingkungan di kawasan hutan Perhutani yang dilaksanakan pada (16/03).
Kegiatan penandatanganan PKS tersebut dihadiri langsung oleh Administratur/Kepala KPH Banyumas Barat Yohanes Eka Cahyadi yang dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (PPB) Antika Trihandayani. Dari pihak mitra hadir Direktur Andhy Andri Wiguna yang turut menandatangani dokumen kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengelolaan dan pengembangan wisata edukasi di kawasan hutan.
Administratur KPH Banyumas Barat Yohanes Eka Cahyadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan salah satu upaya Perhutani untuk mengoptimalkan pemanfaatan kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan pihak swasta yang memiliki kompetensi di bidang wisata edukasi, diharapkan kawasan Kemit Forest Education dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan nilai edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, pengembangan wisata berbasis edukasi sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini yang tidak hanya mencari tempat rekreasi, tetapi juga pengalaman belajar mengenai lingkungan, kehutanan, dan konservasi alam. Selain itu, kegiatan wisata di kawasan hutan juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
“Kami berharap melalui kerja sama ini pengelolaan wisata Kemit Forest Education dapat berjalan lebih optimal. Perhutani berkomitmen untuk terus membuka peluang kemitraan yang dapat memberikan manfaat bagi perusahaan, mitra, serta masyarakat sekitar hutan,” ungkap Yohanes.
Sementara itu, Kepala Seksi PPB Antika Trihandayani menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari pengembangan usaha wisata Perhutani yang mengedepankan prinsip kelestarian hutan dan pemberdayaan masyarakat. Ia menambahkan bahwa pengelolaan wisata akan tetap mengacu pada aturan dan mekanisme yang berlaku di lingkungan Perhutani, sehingga fungsi hutan sebagai kawasan lindung dan produksi tetap terjaga.
Di sisi lain, Direktur CV Masterbee Indonesia, Andhy Andri Wiguna, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Perhutani KPH Banyumas Barat kepada pihaknya untuk menjadi mitra dalam pengembangan wisata edukasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan berkomitmen untuk mengelola kawasan wisata Kemit Forest Education secara profesional, inovatif, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami melihat potensi besar yang dimiliki kawasan ini untuk dikembangkan sebagai wisata edukasi berbasis alam. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menghadirkan berbagai program edukatif yang menarik bagi pengunjung sekaligus mendukung pelestarian hutan,” ujar Andhy.
Dengan adanya penandatanganan PKS ini, diharapkan pengembangan Kemit Forest Education dapat berjalan secara sinergis antara Perhutani dan mitra, sehingga mampu menjadi destinasi wisata unggulan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat serta mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan. (Kom-PHT/Byb/Twn).