BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (05/02/2026) | Perum, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan kerja para mitra dan petugas lapangan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan inspeksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), di lokasi tebangan Petak 61A, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lumbir, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lumbir, pada Rabu, (05/02/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar sertifikasi pengelolaan hutan lestari, sekaligus upaya konkret untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja di area produksi, yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Hadir mewakili Administratur, KPH Banyumas Barat, Kepala Sub Seksi K3L (Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan), Adi Kusbiyanto, memimpin langsung jalannya inspeksi. Kegiatan tersebut didampingi oleh Penguji TK I, Slamet Riyanto, Kepala BKPH Lumbir, Kuswoyo, serta perwakilan tenaga kerja tebangan, Mursid.
Dalam arahannya, Adi Kusbiyanto, menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar pemenuhan regulasi administratif, melainkan merupakan kebutuhan dasar bagi setiap individu yang bekerja di kawasan hutan.
Ia, menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan standar operasional prosedur (SOP), mulai dari penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga teknik penebangan yang aman.
“Kami melakukan pengecekan secara menyeluruh, mulai dari kelengkapan APD, seperti helm pelindung, sepatu keselamatan, hingga sarung tangan, yang digunakan oleh para pekerja. Selain itu, kami juga memastikan alat kerja, seperti chainsaw, dalam kondisi layak pakai guna mencegah terjadinya malfungsi yang dapat membahayakan keselamatan,” ujar Adi.
Senada dengan hal tersebut, Penguji TK I, Slamet Riyanto, memberikan edukasi teknis terkait teknik rebah pohon yang benar.
Ia, menjelaskan bahwa pemahaman terhadap arah rebah pohon sangat krusial untuk menghindari kecelakaan kerja maupun kerusakan pada tegakan hutan di sekitarnya.
“Keterampilan teknis harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan dalam menerapkan protokol keselamatan kerja,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKPH Lumbir, Kuswoyo, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan inspeksi K3, secara rutin.
Ia, menegaskan bahwa jajaran BKPH Lumbir, siap mengawal implementasi K3, di setiap petak tebangan guna mewujudkan target zero accident, di wilayah kerjanya.
Di sisi lain, Mursid, selaku perwakilan pekerja tebangan menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan pembinaan yang diberikan oleh manajemen Perhutani.
Ia, mengakui bahwa edukasi serta inspeksi langsung di lapangan sangat membantu para pekerja untuk tetap waspada dan disiplin terhadap prosedur keselamatan, meskipun bekerja di medan yang berat dan berisiko.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Perhutani, KPH Banyumas Barat, dalam pembinaan sumber daya manusia serta memastikan seluruh proses produksi kayu berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Melalui pengawasan yang ketat dan koordinasi yang solid antara manajemen dan pekerja, diharapkan produktivitas hutan tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan dan keselamatan kerja. (Kom-PHT/Byb/Twn).
Editor: Tri
Copyright © 2026