BANYUMAS BARAT PERHUTANI (12-02-2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat, menggelar kegiatan koordinasi bersama Pemerintah Desa Kuta Agung, dalam upaya memperkuat pengamanan dan optimalisasi pengelolaan kawasan hutan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara Perhutani, dan pemerintah desa, dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Kuta Agung, pada (12/02).
Administratur, KPH Banyumas Barat, Yohanes Eka Cahyadi, dalam kesempatan tersebut diwakili Kepala BKPH Wanareja, Sholehan, yang hadir didampingi Kepala RPH Dayeuhluhur, Sutedjo. Kehadiran jajaran Perhutani, disambut langsung Kepala Desa Kuta Agung, Hj. Rustimi, yang turut didampingi Sekretaris Desa, Tarjo.
Dalam sambutannya, Kepala BKPH Wanareja, Sholehan, menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Menurutnya, tantangan pengelolaan hutan saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek produksi, tetapi juga perlindungan kawasan dari berbagai potensi gangguan, seperti perambahan, pencurian kayu, hingga kebakaran hutan.
“Kami berharap melalui komunikasi yang intensif dan koordinasi yang baik dengan pemerintah desa, pengamanan kawasan hutan dapat berjalan lebih efektif. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian hutan sebagai sumber kehidupan bersama,” ujarnya.
Kepala RPH Dayeuhluhur, Sutedjo, menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin dan pendekatan persuasif kepada masyarakat sekitar hutan.
Ia, menekankan bahwa pengamanan hutan bukan semata-mata tugas Perhutani, melainkan tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan semua pihak, termasuk perangkat desa dan tokoh masyarakat.
Di sisi lain, Kepala Desa Kuta Agung, Hj. Rustimi, menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan Perhutani.
Ia, menyatakan komitmen Pemerintah Desa, untuk mendukung penuh upaya pengamanan dan pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan hutan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dari segi ekonomi, lingkungan, maupun sosial.
“Kami siap bersinergi dengan Perhutani, dalam menjaga hutan agar tetap lestari. Masyarakat juga akan terus kami dorong untuk berpartisipasi aktif, baik dalam menjaga keamanan kawasan maupun dalam kegiatan yang mendukung kelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Sekretaris Desa Kuta Agung, Tarjo, menambahkan bahwa koordinasi semacam ini perlu dilakukan secara berkala guna mengevaluasi kondisi di lapangan serta mencari solusi atas berbagai permasalahan yang mungkin muncul. Dengan komunikasi yang terbuka, diharapkan setiap persoalan dapat diselesaikan secara musyawarah dan tidak menimbulkan konflik.
Kegiatan koordinasi ini diakhiri dengan sesi diskusi serta komitmen bersama untuk meningkatkan pengawasan, memperkuat komunikasi, dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga hutan sebagai warisan bagi generasi mendatang. Melalui sinergi yang solid antara Perhutani, dan Pemerintah Desa Kuta Agung, diharapkan pengelolaan hutan di wilayah tersebut dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Byb/Twn).
Editor: Tri
Copyright © 2026