Kegiatan rutin yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini bertujuan mengedukasi para penyadap mengenai teknik penyadapan yang benar, menjaga keselamatan kerja, serta memberikan motivasi agar target produksi dapat tercapai dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan.
Hadir mewakili Administratur, KPH Banyumas Barat, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sidareja, Sukirto. Dalam kesempatan tersebut, Sukirto, yang didampingi Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cidora, Joko Sutriono, memberikan pengarahan langsung di hadapan puluhan penyadap yang hadir.
Dalam sambutannya, Sukirto, menyampaikan pesan dari Administratur, KPH Banyumas Barat, Yohanes Eka Cahyadi, mengenai pentingnya peran penyadap sebagai ujung tombak perusahaan di lapangan.
“Bapak Yohanes Eka Cahyadi, menitipkan salam dan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak-bapak penyadap di Desa Cingebul. Penyadapan bukan sekadar mengambil hasil hutan, melainkan bentuk kerja sama antara Perhutani dan masyarakat dalam mengelola kekayaan alam secara berkelanjutan,” ujar Sukirto.
Ia, menekankan agar para penyadap selalu mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP), dalam proses penyadapan. Penggunaan alat yang tepat dan teknik koakan yang sesuai aturan sangat krusial agar pohon pinus tetap sehat dan mampu berproduksi dalam jangka panjang.
“Jika pohonnya sehat, maka getahnya lancar dan pendapatan bapak-bapak sekalian juga akan stabil, bahkan meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cidora, Joko Sutriono, memberikan penjelasan teknis mengenai kebersihan getah. Menurutnya, kualitas getah sangat ditentukan oleh cara penanganan di lapangan. Getah yang bersih dari kotoran atau air hujan akan memiliki nilai kualitas lebih tinggi, yang pada akhirnya berdampak pada sistem bagi hasil atau pendapatan yang diterima penyadap.
“Kami dari jajaran RPH Cidora, siap mendampingi bapak-bapak sekalian. Jika ada kendala di lapangan, jangan ragu untuk berkomunikasi. Rumah Bapak Sudirmo, hari ini menjadi saksi bahwa komunikasi yang baik adalah kunci suksesnya pengelolaan hutan kita,” kata Joko Sutriono.
Sudirmo, selaku tuan rumah sekaligus perwakilan penyadap menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Perhutani. Menurutnya, pembinaan seperti ini sangat diperlukan agar para penyadap merasa diayomi dan mendapatkan pengetahuan baru untuk memperbaiki cara kerja mereka.
“Kami merasa senang dikunjungi dan diberi arahan langsung oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) dan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH). Ini memotivasi kami untuk lebih giat bekerja dan menjaga hutan agar tetap lestari, karena dari sinilah kami mencari nafkah untuk keluarga,” ungkap Sudirmo.
Kegiatan pembinaan ini ditutup dengan sesi dialog interaktif dan penyerahan bantuan secara simbolis. Melalui kegiatan ini, Perhutani, berharap target produksi getah pinus di wilayah BKPH Sidareja, dapat tercapai secara optimal pada tahun ini, sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Desa Cingebul, sebagai mitra setia Perhutani. (Kom-PHT/Byb/Twn).