BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (19/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat memberikan pembinaan kepada karyawan dan karyawati kantor, tenaga alih daya (outsourcing), Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), serta siswa magang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kantor KPH Banyuwangi Barat, Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 34 Banyuwangi, sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah agar seluruh insan Perhutani dapat meningkatkan kualitas ibadah dan kesiapan spiritual, Rabu (18/02).
Administratur KPH Banyuwangi Barat, Muklisin dalam sambutannya mengatakan bulan Ramadan adalah momen yang dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia sebagai bulan yang penuh berkah dan ampunan, Ramadan menawarkan kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Untuk dapat memaksimalkan manfaat dari bulan Ramadan tahun ini, diperlukan persiapan diri menyambut bulan Ramadan yang matang dan terencana dengan persiapan yang baik, kita dapat menjalani ibadah puasa dan amalan lainnya dengan lebih khusyuk dan optimal,” tutur Muklisin.
“Antara lain dengan memperkuat niat dan tekad untuk beribadah dengan sungguh-sungguh dimana niat yang tulus akan menjadi pendorong utama dalam menjalankan berbagai amalan selama Ramadan,” terangnya.
“Penting bagi kita untuk menetapkan tujuan yang ingin dicapai selama Ramadan, apakah itu meningkatkan frekuensi membaca Al-Qur’an, memperbanyak shalat sunnah, atau meningkatkan kualitas puasa. Dengan memiliki tujuan yang jelas, kita dapat lebih fokus dan termotivasi dalam menjalankan ibadah,” ungkapnya.
Muklisin juga menganjurkan untuk tidak lupa berdoa memohon kekuatan dan keistiqomahan kepada Allah SWT agar diberikan kemampuan untuk menjalankan ibadah dengan baik. Doa adalah senjata bagi orang beriman, dan dengan berdoa, kita menunjukkan ketergantungan kita kepada Sang Pencipta.
“Dalam menjalankan ibadah Ramadan marilah kita meningkatkan kualitas ibadah harian dengan membiasakan diri dengan amalan-amalan sunnah seperti shalat dhuha, qiyamul lail, dan membaca Al-Qur’an secara rutin. Selain itu perbanyak dzikir dan doa agar hati kita menjadi lebih tenang dan siap untuk menerima berbagai keutamaan di bulan Ramadan,” jelasnya.
“Jaga kesehatan fisik dan mental, dalami ilmu agama dengan memahami hukum-hukum puasa dan amalan di bulan Ramadan seperti hal-hal yang membatalkan puasa, sunnah-sunnah puasa, dan adab-adabnya, akan membantu kita menjalankan ibadah dengan benar dan sesuai tuntunan,” pungkasnya.
Risma, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) pada KPH Banyuwangi Barat, menyambut baik pembinaan yang dilakukan oleh manajemen Perhutani Banyuwangi Barat sehingga dapat lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan bagi semua.
“Dari sini kami jadi lebih paham bahwa ibadah di bulan suci Ramadan bukan sekedar tentang menahan lapar dan haus, melainkan juga menjadi momen penting untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT,” kata Risma.
“Sehingga kehadiran Ramadan ini layak disambut dengan penuh kegembiraan serta kesiapan spiritual yang optimal,” ungkapnya. (Kom-PHT/Bwb/eko).
Editor:Lra
Copyright©2026