BANYUWANGI SELATAN, PERHUTANI (02/01/2026) | Mengawali tahun kerja 2026, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan menyalurkan santunan kepada anak yatim di sekitar kawasan hutan sebagai bentuk kepedulian sosial dan ungkapan rasa syukur atas kinerja tahun sebelumnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Wakil Administratur KPH Banyuwangi Selatan, Djawatan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (2/1), dan dirangkai dengan pembinaan karyawan serta penyerahan Nomor Pekerjaan (Nopek) dan Surat Perintah Kerja (SPK) kepada masing-masing Asisten Perhutani (Asper).

Administratur KPH Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo, menyampaikan bahwa pemberian santunan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani untuk terus hadir dan berbagi manfaat dengan masyarakat sekitar hutan.

“Santunan kepada anak yatim ini adalah wujud syukur atas capaian kinerja tahun 2025 sekaligus ikhtiar memohon keberkahan dalam mengawali pekerjaan tahun 2026. Kepedulian sosial harus berjalan seiring dengan pelaksanaan tugas pengelolaan hutan,” ujarnya.

Selanjutnya, Wahyu menekankan pentingnya pembinaan karyawan sebagai upaya menyamakan persepsi dan memperkuat semangat kerja di awal tahun. Ia mengajak seluruh jajaran untuk meningkatkan kinerja, memperkuat sinergi, serta menjaga kekompakan dan kerja sama tim guna meraih prestasi di berbagai bidang pada tahun 2026.

Sementara itu, Afisal Wahyu selaku pendamping anak yatim menyampaikan apresiasi atas perhatian dan santunan yang diberikan oleh Perhutani KPH Banyuwangi Selatan.

“Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak yatim. Kami mendoakan agar Perhutani semakin maju dan seluruh karyawannya diberikan kelancaran serta kesuksesan dalam menjalankan tugas di tahun 2026,” tuturnya.

Kegiatan yang diikuti sekitar 75 karyawan tersebut ditutup dengan penyampaian arahan manajemen sebagai penguatan komitmen bersama dalam mendukung kinerja perusahaan dan menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Bws/Dik)

Editor:Lra
Copyright©2025