Perhutani KPH Blora dan PHW IV Rembang Laksanakan Evaluasi Tanaman Tahun 2026
BLORA, PERHUTANI (25/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora bersama Perencanaan Hutan Wilayah (PHW) IV Rembang melaksanakan kegiatan Evaluasi Tanaman (Evatan) tahun 2026 pada Senin (25/05).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada petak tanaman tahun 2024 yang berada di wilayah kerja Perhutani KPH Blora sebagai bagian dari upaya monitoring dan evaluasi keberhasilan tanaman hutan.
Pelaksanaan kegiatan evaluasi tanaman melibatkan jajaran manajemen KPH Blora, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH), tim PHW IV Rembang, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH), serta para mandor tanam yang secara bersama-sama turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan kondisi tanaman. Kegiatan dilakukan dengan memantau tingkat pertumbuhan tanaman, persentase tumbuh, serta kondisi lapangan guna mengetahui sejauh mana keberhasilan penanaman yang telah dilakukan.
Evaluasi tanaman merupakan salah satu tahapan penting dalam pengelolaan hutan yang bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan tanaman sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah perawatan dan pemeliharaan tanaman selanjutnya. Dengan adanya evaluasi secara berkala, Perhutani dapat mengetahui kondisi riil tanaman di lapangan sehingga upaya perbaikan dan penanganan dapat dilakukan secara tepat dan cepat.
Melalui kegiatan Evaluasi Tanaman tahun 2026 tersebut, Perhutani KPH Blora berharap kualitas tanaman hutan dapat terus meningkat sehingga mendukung terwujudnya pengelolaan hutan yang lestari, produktif, dan berkelanjutan demi keseimbangan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
Administratur KPH Blora melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngapus, Widodo, menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi tanaman menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberhasilan rehabilitasi hutan yang dilakukan oleh Perhutani. Menurutnya, keberhasilan tanaman sangat menentukan keberlangsungan fungsi hutan, baik dari sisi ekologis, ekonomi, maupun sosial bagi masyarakat sekitar hutan.
“Evaluasi tanaman menjadi bagian penting dalam upaya evaluasi keberhasilan rehabilitasi hutan yang dilakukan oleh Perhutani sehingga kelestarian hutan tetap terjaga. Dari kegiatan ini, kita dapat mengetahui kondisi tanaman di lapangan sekaligus menentukan langkah tindak lanjut agar tanaman dapat tumbuh optimal,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Alas Desa Bogem, Eko Asmoyo, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan evaluasi tanaman yang dilakukan oleh Perhutani KPH Blora bersama PHW IV Rembang. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan keseriusan Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan dan memastikan keberhasilan tanaman di wilayah hutan Blora.
“Kami berharap kegiatan evaluasi tanaman yang dilaksanakan oleh Perhutani KPH Blora dapat terus meningkatkan keberhasilan tanaman sehingga hutan tetap lestari serta dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar hutan,” ujarnya. (Kom-PHT/Blr/Ist).