Kegiatan ini, dihadiri oleh Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, Dandim 0721/Blora, Wakil Administratur/Kepala Seksi Kesatuan Pemangkuan Hutan (KSKPH) Blora, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Blora, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blora, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngawenombo, beserta jajaran Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH), serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kunduran.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Korem 073/Makutarama, menyampaikan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk melihat langsung kesiapan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan. Adapun luas area yang direncanakan mencapai 77,80 hektare yang berada di kawasan hutan wilayah kerja KPH Blora. Lokasi tersebut dinilai sangat strategis karena berada di sisi kanan wilayah Kabupaten Blora, dengan akses yang cukup baik. Pada tahap awal pembangunan, akan disiapkan marshalling, area sebagai lokasi berkumpul sementara sekaligus mendukung proses pembangunan yang direncanakan berlangsung pada triwulan ini.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan batalyon ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, pembangunan akan dirancang secara ideal dan lengkap dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti markas batalyon, markas kompi, barak prajurit, fasilitas olahraga, lapangan tembak, hingga kolam renang.
Koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Blora, Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Blora, dan Perhutani KPH Blora, telah berjalan dengan baik, khususnya dalam memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan tersebut.
Sementara itu, Wakil Administratur/Kepala Seksi Kesatuan Pemangkuan Hutan (KSKPH) Blora, Teguh Yuli Anggoro, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan, di wilayah Kabupaten Blora.
“Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Perhutani, dalam mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan strategis nasional. Perhutani, KPH Blora, pada prinsipnya siap bersinergi dan mendukung penuh kegiatan ini. Perhutani, berharap pembangunan batalyon TP ini, nantinya dapat memberikan manfaat yang luas, baik dari sisi pertahanan negara maupun peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya. (Kom-PHT/Blr/Ist).