Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur/Kepala KPH Cepu, Mustopo, bersama Administratur/Kepala KPH Blora, Yeni Ernaningsih, Bupati Blora, Arief Rohman, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Noor Hudaya, serta Kepala Kepolisian Resor Blora, Ajun Komisaris Besar Polisi Wawan Andi Susanto.
Administratur/Kepala KPH Cepu, Mustopo, menyampaikan bahwa Perhutani siap mendukung langkah strategis yang direncanakan Polri dalam meningkatkan kesiapsiagaan penanganan situasi kontinjensi dan penanggulangan bencana melalui pembangunan Markas Kompi Satuan Brimob Polri Polda Jawa Tengah di wilayah Kabupaten Blora.
Ia menjelaskan bahwa terkait mekanisme pelaksanaan, Perhutani masih menunggu tim verifikasi dari Departemen Perencanaan Divisi Regional Jawa Tengah. Dengan adanya verifikasi lapangan tersebut, penggunaan kawasan hutan atau alih status lahan diharapkan tetap memperhatikan kelestarian ekosistem serta memberikan manfaat yang seimbang.
Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan milik Perhutani seluas kurang lebih 4,8 hektare yang berlokasi di petak 103 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cabak, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cabak, wilayah KPH Cepu. Langkah ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, Polri, dan Perhutani guna memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Blora.
Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Noor Hudaya, menyampaikan bahwa pembentukan Batalyon B bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel di titik strategis Jawa Tengah. Ia menambahkan bahwa keberadaan satuan tersebut diharapkan dapat memperkuat stabilitas keamanan wilayah serta mendukung tugas pengamanan secara optimal.
Kepala Kepolisian Resor Blora, Ajun Komisaris Besar Polisi Wawan Andi Susanto, menegaskan bahwa kehadiran Markas Kompi Brimob di Blora akan memberikan dampak positif bagi stabilitas keamanan wilayah. Pembangunan ini dinilai strategis mengingat luasnya wilayah serta kebutuhan respons cepat dalam penanganan gangguan keamanan maupun bencana alam. (Kom-PHT/Cpu/Pai)
Editor: Tri
Copyright © 2026