CEPU, PERHUTANI (28/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu menerima kunjungan Taman Kanak-kanak (TK) Tunas Rimba I Cepu dalam rangka kegiatan outing class, pengenalan profesi, edukasi, serta interaksi sosial dengan karyawan, Selasa (27/01).
Kegiatan outing class dipandu Kepala Seksi Madya Keuangan, Sumber Daya Manusia (SDM), Umum, dan IT KPH Cepu Ade Evita Amalia, didampingi Kepala Sub Seksi SDM dan Umum KPH Cepu Dwi Yeni Suprihatiningsih. Turut hadir Kepala Sekolah TK Tunas Rimba I Cepu Miftakhus Sholikhah bersama 16 murid TK A dan tiga guru pendamping.
Administratur KPH Cepu melalui Kepala Seksi Madya Keuangan, SDM, Umum, dan IT KPH Cepu Ade Evita Amalia menyampaikan bahwa TK Tunas Rimba merupakan lembaga pendidikan taman kanak-kanak yang dikelola oleh Yayasan Taruna Rimba Perhutani (YTRP). Lembaga tersebut berfokus pada pendidikan anak usia dini berbasis lingkungan dan kelestarian hutan serta telah berdiri sejak tahun 1958 untuk menunjang pendidikan anak-anak di lingkungan Perhutani.
Lebih lanjut, Kepala Seksi Madya Keuangan, SDM, Umum, dan IT KPH Cepu Ade Evita Amalia menjelaskan bahwa TK Tunas Rimba tersebar di wilayah Pulau Jawa dan Madura. Lembaga ini berfokus pada pembentukan karakter anak yang mandiri, aktif, kreatif, serta peduli terhadap lingkungan. Kegiatan outing class menjadi sarana untuk mengenalkan anak-anak terhadap visi dan misi Perhutani sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan alam serta lingkungan sebagai fondasi kehidupan.
Sementara itu, Kepala Sekolah TK Tunas Rimba I Cepu Miftakhus Sholikhah menyampaikan bahwa kegiatan outing class bagi anak TK/PAUD merupakan metode pembelajaran luar ruangan yang menyenangkan. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada anak, meningkatkan kreativitas dan kemandirian, serta membangun kerja sama.
Ia menambahkan bahwa kegiatan outing class TK Tunas Rimba I Cepu juga bertujuan mengembangkan aspek sosial, motorik, dan kognitif anak melalui pengamatan alam dan lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini dapat mengurangi kejenuhan belajar, mengenalkan konsep dunia nyata secara menyenangkan, serta membangun rasa percaya diri dan kerja sama anak,” jelasnya. (Kom-PHT/Cpu/Pai).
Editor: Tri
Copyright © 2026